Bentrokan Sengit Pecah di Damaskus dan Aleppo

JURNAL, BEIRUT - Bentrokan sengit pecah sebelum fajar pada Senin antara pasukan Suriah dan pemberontak di ibu kota Damaskus dan di kota terbesar kedua Suriah, Aleppo, kata seorang pengawas dan beberapa warga.
Pertempuran meletus pada Minggu malam di beberapa distrik bagian selatan ibu kota itu, Al-Hajar Al-Aswad dan Tadamun, di pinggiran kamp Yarmuk Palestina, dan diperbarui pada Senin pagi, kata Observatorium HAM itu.
“Ada beberapa serangan terkoordinasi di beberapa pos militer di daerah itu sebelum fajar. Beberapa bentrokan terjadi dan beberapa faksi dari pejuang Palestina bergabung di kedua belah pihak,” kata direktur Observatorium, Rami Abdel Rahman kepada AFP.
Dia mencatat bahwa banyak penduduk Tadamun dan Al-Hajar Al-Aswad pindah ke kamp Yarmuk untuk tempat yang lebih aman di tengah pertempuran.
Di Aleppo, pertempuran pecah di sekitar bundaran di pintu masuk sebelah barat laut menuju kota itu, di daerah Zahraa dan di jalan bandara Aleppo bagian tenggara dari daerah metropolis itu.
Juga di Zahraa, sebuah kebakaran terjadi di sebuah bangunan dekat cabang intelijen angkatan udara di tengah serangan penembakan di daerah tersebut, menurut Observatorium yang berbasis di Inggris itu, yang bergantung pada jaringan aktivis, pengacara dan petugas medis di lapangan.
Seorang apoteker yang tinggal di distrik Shahba di selatan Zahraa, mengatakan bahwa beberapa bentrokan tersebut merupakan bentrokan yang terburuk yang ia dengar sejak pertempuran pecah di daerah itu.
“Sudah hampir satu pekan kita hidup dalam teror malam hari. Kami mendengar semuanya – pertempuran senjata, tank penembakan, ledakan. Kami sangat takut sehingga kami membawa masuk anak saya ke dalam rumah,” kata Samir (37) kepada AFP. (AFP/ANTARA)
Tags: