Satu tersangka teroris kabur dari Rutan Ambon

JURNAL, INDERALAYA - Satu tersangka terlibat kegiatan teroris yakni Basir Manuputtty (25) alias Ari, Selasa pagi, kabur dari rumah tahanan (Rutan) di Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Tersangka teroris tersebut kabur menjelang apel pagi melalui ventilasi kamar mandi.
Dikutip dari Antara, Selasa (6/11), Basir yang beralamat desa Tamalehu, kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat itu ditangkap karena diduga terlibat sejumlah kasus teror bom di Kota Ambon.
Yang bersangkutan ditangkap bersama lima rekannya karena diindikasikan melakukan aksi teror bom sehingga ditangkap pada 10 September 2012. Padahal Basir dijadwalkan menjalani persidangan di PN Ambon besok (7/11).
Dia kabur bersama Hambali Salampessy (25) yang terlibat kasus pertikaian di desa Pelauw, pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, beberapa waktu lalu. Saat apel pagi keduanya tidak terlihat, sehingga dicek ke kamar mereka dan ternyata telah kabur.
Kaburnya kedua tahanan tersebut hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Kepala Rutan Waiheru maupun pihak keamanan. Aktivitas masyarakat di Kota Ambon dan sekitarnya hingga Selasa (6/11) malam tidak terpengaruh dengan dua oknum tersebut.
Sebelumnya enam oknum diduga terlibat teroris ditangkap tim Densus 88/Antiteror Mabes Polri di kawasan Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon pada Minggu (9/9) malam. Enam terduga teroris tersebut adalah S, U, J, A, B dan P yang semuanya ditangkap di kawasan Gunung Malintang, Galunggung dan Kebun Cengkih. (MERDEKA.COM)
Tags: