Tersangka Kasus Pembakaran Hutan Riau Bertambah Menjadi 10 Orang

Ilustrasi

Jurnal, Nasional - Polda Riau kembali menetapkan seorang tersangka pembakaran lahan di Riau. Dari 10 tersangka itu semuanya merupakan petani dan bukan berasal dari perusahaan besar.

"Proses hukum itu butuh saksi dan bukti dan sementara ini. Berdasarkan hasil penyelidikan kita, memang baru ke sepuluh petani itu. Nanti kalau ada yang lain pasti kita tindak juga," jelas Kabag Pensat Polri, Kombes Pol. Rana S Permana, di Gedung Humas Polri, Rabu 26 Juni.

Rana menjelaskan, 10 tersangka itu ditangkap dari tempat berbeda yakni, enam orang di Rokan Hilir, satu orang di Bengkalis, dua di Palilawan, dan satu orang di Siak.

"Kesemuanya itu masyarakat yang membakar lahan untuk membersihkan kebun," tegasnya.

Berbagai upaya pemadaman juga sudah dilakukan, misalnya dengan water bombing dengan menggunakan tiga buah helikopter yang berkapasitas 5.000 liter. Hujan buatan dengan modifikasi cuaca juga mulai berhasil di Indragiri Hilir, Pekanbaru, dan Bengkalis

"TNI, Polri, dan Satpol PP masih terus bersama-sama di lapangan dengan masyarakat untuk berupaya memadamkan api. Dari 2.000 anggota TNI yang direncanakan, sudah 400 anggota yang datang," paparnya.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sempat menunjukan jika ada 60 titik api di sana. Sebagian di lahan gambut berkedalaman enam meter di bawah permukaan tanah.

BNPB telah mengusahakan modifikasi cuaca dengan membuat hujan buatan di Riau untuk menghentikan kebakaran hutan dan lahan.

Asap akibat kebakaran ini dikeluhkan oleh masyarakat Riau dan meluas hingga ke Singapura dan Malaysia. (Okezone)
Tags: