Dua Bom Meledak di Pakistan Menewaskan 57 Jiwa

Ilustrasi Korban

Jurnal, Islamabad - Ledakan dua buah bom melanda wilayah Parachinar, Pakistan. Ledakan tersebut menyebabkan 57 jiwa dilaporkan tewas.

Bom yang meledak di wilayah ramai di Parachinar ini, menyerang warga yang tinggal di wilayah Suku Kurram pada Jumat 26 Juli malam waktu setempat. Diperkirakan, bom tersebut diledakan oleh kelompok Sunni yang selalu memicu ketegangan dengan kelompok Muslim Syiah.

Petugas medis di Parachinar, Shabir Hussain mengatakan, sebagian besar korban tewas dan terluka adalah warga Syiah. Kondisi itu memicu kecaman dari pemimpin Syiah Hamid Ali menuntut perlindungan bagi kelompoknya. Hamid menyatakan, ledakan itu terjadi di saat warga hendak membeli kebutuhan menjelang berbuka puasa.

"Kami menuntut perlindungan. Pemerintah harus mengambil tindakan terhadap mereka yang terus membunuh kelompok kami," ujar Hamid Ali, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (27/7/2013).

Menurut juru bicara polisi Fazal Naeem Khan, bom pertama diyakini ditempatkan di sebuah sepeda motor. Sementara bom kedua diledakan empat menit setelah ledakan pertama, sekira 360 meter dari ledakan awal.

Seorang saksi bernama Said Hussain mengatakan, dirinya melohat seorang remaja laki-laki berteriak, "Allahu Akbar!" beberapa saat sebelum ledakan terjadi. Namun belum diketahui secara pasti apakan remaja itu adalah pelaku pengeboman.

Mayoritas warga Pakistan adalah warga Sunni, tetapi 15 persen lainnya merupakan warga Muslim Syiah. Meski berbeda, sebagian besar warga Muslim Sunni dan Syiah hidup damai berdampingan, meskipun ada kelompok garis keras yang tidak menyukai hal tersebut. (okezone)
Tags: ,