Hari Pertama Pendaftaran, 30 Orang Mendaftar Jadi Calon Anggota KPU OKI



Jurnal, Kayuagung - Hari pertama pembukaan pendaftaran calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) periode 2014-2019, ternyata banyak peminatnya, Senin (30/9/2013).

Tercatat 30 orang yang sudah terdaftar di sekretariat panitia seleksi (Timsel) KPU, Jalan Sersan Jufri No 26 Kelurahan Sidakersa Kayuagung.

Pembukaan pendaftaran calon anggota KPU dimulai, Senin-Jumat (30-4/9/2013), dari berbagai kalangan seperti PNS, pegawai swasta, anggota PPK dan juga beberapa orang komisioner KPU OKI periode 2009–2014.

Para peserta ini selanjutnya melengkapi berkas persyaratan administrasi paling lambat, Jumat (4/10/2013) mendatang, sebelum nantinya mengikuti tes terulis.

Sekretariat timsel KPU OKI M Habib menjelaskan, pihaknya mulai menerima pendaftaran peserta sejak pagi pukul 09.00 hingga pukul 16.00 setiap harinya selama waktu pendaftaran dibuka selama lima hari.

“Kita hanya menerima para peserta yang mendaftar, selanjutnya nanti timsel yang akan melakukan verifikasi berkas,” kata Habib.

Anggota Timsel KPU OKI, H Nazir Bayd mengatakan, selama empat hari kedepan pihak menerima pendaftaran peserta sekaligus juga pengembalian berkas pendaftaran dari peserta, setelah itu akan dilakukan verifikasi berkas guna menjaring peserta yang akan mengikuti tes tertulis.

“Hari pertama pembukaan pendaftaran sudah ada 30 orang, selanjutnya para peserta mengembalikan formulir,” ujar Nazir.

Menurut Nazir, adapun persyaratan pendaftaran peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI), berusia paling rendah 30 tahun, berdomisili di wilayah OKI, berpendidikan paling rendah SLTA sederajat, pas photo ukuran 4x6 sebanyak 6 lembar, daftar riwayat hidup, surat pernyataan bersedia setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

Photo Copy ijazah terakhir, membuat makalah terstruktur yang menguraikan pengetahuan dan keahlian berkaitan dengan dengan penyelenggaraan pemilu, kompetensi dan integritas.

Tidak pernah menjadi anggota parpol, tidak pernah dipidana penjara, bersedia bekerja secara penuh waktu, bersedia tidak berada dalam satu ikatan perkawinan.

“Para peserta bukan dari anggota partai politik, jika pernah menjadi anggota maka harus ada surat pernyataan tidak lagi,” tuturnya. (sripo)
Tags: ,