Jurnal, Kayuagung - Humas Universitas Islam OKI (Uniski), Ikhsan Hamidi, Selasa (24/9/2013) mengakui pihak kampus akan melayangkan surat kepada Bupati OKI agar Uniski Kayuagung mendapatkan toleransi karena satu-satunya Universitas lokal, walaupun memang akreditasinya masih C.

“Memang kabarnya demikian, namun kita kan satu-satunya universitas lokal. Mungkin kita dapat toleransi walaupun akreditasi kita masih C. Menurut kami juga penerimaan CPNS ini merupakan otonomi masing-masing daerah dan kami harap itu dapat dimaklumi,” kata Ikhsan.

Selain melayangkan surat resmi, pihaknya juga akan menghadap langsung orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk guna membahas permasalahan tersebut.

“Intinya kami minta pengecualian untuk Uniski Kayuagung, dan kami harap ini bisa dikabulkan. Kasihan alumni kita jika tidak diperbolehkan mengikuti seleksi, sementara orang dari luar berduyun-duyun mengikuti seleksi CPNS di OKI, sedangkan kita sendiri hanya jadi penonton,” ungkapnya.

Disinggung mengenai jumlah alumni, Ikhsan mengaku hingga saat ini Uniski OKI telah meluluskan sebanyak 349 alumni yang terbagi dari 7 program studi (Prodi).

“Alumni pertama sebanyak 150 orang lebih, sementara alumni angkatan kedua berjumlah 199 orang, jadi jumlahnya kurang lebih 349 orang,” jelasnya.

Terpisah, salah satu alumni Uniski Kayuagung mengaku sedih dengan surat balasan yang dikirim pihak BKD OKI lantaran melampirkan ijazah yang masih terakreditasi C.
 
“Awalnya kami berharap bisa ikut seleksi, segala persyaratan telah kami penuhi, tapi nyatanya balasan dari pihak panitia membuat kami harus mengubur dalam-dalam impian menjadi PNS,” ujar salah satu alumni Uniski Kayuagung angkatan pertama ini seraya meminta namanya tidak disebutkan. (sripo)
Tags: ,