1.934 Pelamar CPNS OKI Ditolak


Ilustrasi
Jurnal, Kayuagung - Sebanyak 1.934 berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dikirim ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ogan Komering Ilir (OKI) melalui kantor pos ditolak dan sudah dikembalikan kepada pelamar.

Lantaran, berkas tersebut tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana tes CPNS.

Bupati OKI Ir H Ishak Mekki MM melalui Kepala Badan Kepagawaian daerah (BKD) OKI Zaid Kamal SPd MSi mengatakan, sejak di buka penerimaan berkas pelamar CPNS, Senin-Sabtu (16-28/9/2013) lalu, ada sebanyak 22.392 pelamar yang mendaftar melalui online.

“Sementara dari jumlah tersebut yang mengirim berkas ke BKD OKI melalui jasa pos sebanyak 12.366, kemudian dari jumlah berkas itu kita lakukan verifikasi,” kata Zaid Kamal.

Menurutnya, setelah di verifikasi di BKD, ternyata ada 1.934 berkas yang tidak lulus dalam seleksi administrasi, sehingga berkas yang tidak lengkap dikembalikan kepada pendaftar.

“Berkas yang kita tolak rinciannya adalah untuk pelamar tenaga guru 335 pelamar dikembalikan, kemudian tenaga kesehatan sebanyak 583 dan tenaga teknis 1.016 yang kita tolak dan sudah dikelambalikan,” sebut Zaid.

Untuk itu, kata Zaid, pelamar tenaga guru sebanyak 2.028 orang dan berkas yang diterima atau lulus verifikasi sebanyak 1.662 berkas, kemudian pelamar tenaga kesehatan sebanyak 3.734 orang dan berkas yang diterima sebanyak 3.322 berkas. Kemudian pelamar untuk tenaga teknis sebanyak 6.604 sementara berkas yang diterima sebanyak 5.369.

“Berkas yang lulus verifikasi maka si pelamar akan mengikuti tes TKD, Minggu (3/11/2013) mendatang,” ujar Zaid.

Dijelaskan Zaid, berkas yang tidak lulus verifikasi karena, tidak lengkap atau tidak memenuhi syarat, seperti umur pelamar yang sudah tidak memenuhi syarat, kemudian salah satu berkas seperti SKCK atau beberapa jenis berkas yang sudah masuk dalam persyaratan tidak dilengkapi, kemudian ada juga yang mengirim berkas sebelum jadwal pendaftaran di buka atau jadwal pendaftaran sudah ditutup.

“Selain itu, banyak juga pelamar lulusan peguruan tinggi akreditasi C tetapi IPK tidak sampai 3.00 sehingga berkasnya kita tolak,” ungkap Zaid, Selasa (8/10/2013) ketika dihubungi via telepon. (sripo)
Tags: ,