Super Typhoon Tak Memberikan Dampak Bagi Indonesia

Ilustrasi
Jurnal, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan Badai Super Typhoon Haiyan yang saat ini melanda Cina tak akan memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia.

Menurut Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG, Achmad Zakir, saat ini Super Typhoon Haiyan terus bergerak ke arah barat barat laut dan memasuki daratan China bagian selatan. Seiring dengan pergerakannya memasuki daratan Cina, intensitas Super Typhoon Haiyan semakin melemah dan diperkirakan akan memasuki masa punah pada 11 November sekira pukul 19.00 WIB.

"Untuk wilayah Indonesia sendiri, saat ini Super Typhoon Haiyan sudah tidak memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia," kata Zakir, melalui rilis yang diterima Okezone, Senin (11/11/2013).

Dijelaskannya, Super Typhoon Haiyan merupakan siklon tropis ke 30 yang tumbuh di Samudera Pasifik barat laut sepanjang tahun 2013. Rata–rata pertumbuhan siklon tropis di wilayah ini sebanyak 27 kejadian per tahun.

Sedangkan, kata Zakir, bila dilihat dari rata-rata bulanan diketahui pertumbuhan siklon tropis pada bulan November sudah tiga kali kejadian.

"Super typhoon Haiyan adalah siklon tropis kedua yang tumbuh pada bulan November ini, jadi secara klimatologis masih ada peluang satu siklon tropis lagi yang dapat tumbuh di bulan November ini," imbuhnya.

Lebih jauh, dia menyampaikan, bila dilihat dari pergerakannya, pola umum pergerakan siklon tropis di Samudera Pasifik barat laut dari timur ke barat dengan kecenderungan berbelok ke utara menuju daratan Cina dan Jepang.

"Sehingga dapat dipastikan bahwa siklon tropis di wilayah ini tidak akan melintasi wilayah Indonesia," tegasnya. (Okezone)
Tags: ,