Dua Spesialis Pembobol Rumah di Ogan Ilir Dicokok Polisi

Eli dan Eggy (kedua dan ketiga dari kiri), dua spesialis pembobol rumah diamankan setelah ditangkap secara terpisah

Jurnal, Indralaya - Dua orang warga Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI), yang diduga merupakan spesialis pembobol rumah warga yang sudah sejak lama meresahkan masyarakat, yakni Eli (24) dan Eggy (17), diamankan petugas Kepolisian Polsek Tanjung Raja pimpinan Iptu Zaldi, MSi.

Eli ditangkap petugas pada Minggu (8/12/2013) sekitar pukul 02.00 dikediamannya ketika sedang terlelap tidur. Dari tangan bapak dua anak ini, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 ekor ayam jantan yang diduga merupakan hasil pencurian. Tersangka lainnya, Eggy, dicokok petugas ketika sedang menyadap karet di dekat area PTPN VII Cinta Manis, Senin (9/12/2013) pukul 15.00.

Penangkapan terhadap kedua pelaku pembobol rumah tersebut berawal dari informasi warga yang rumahnya telah dibobol oleh kedua pelaku. Mendapat informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi nama-nama pelaku pembobol. Keduanyapun diringkus secara terpisah dan tanpa perlawanan.

Dari tangan kedua tersangka, Polisi berhasil mengamankan perlengkapan rumah berupa 3 buah pintu jendela kaca, 4 buah pintu rumah, 3 buah keramik, 1 buah mesin air, 6 buah kursi plastik serta 1 buah alat untuk memasak (kompor).

“Aku terpaksa kak, karena tak ada pekerjaan lain. Lagi pula ini baru pertama kali aku lakukan, aku sangat menyesal. Kasihan anak dan istri saya kak, jika saya harus mendekam di tahanan,” ungkap Eli, Selasa (10/11/2013).

Ia menambahkan, dirinya telah memiliki dua orang anak.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Asef Jajat Sudrajat, SIk melalui Kapolsek Tanjung Raja Iptu Zaldi, MSi mengatakan, komplotan yang diduga spesialis pelaku pembobol rumah warga ini berjumlah 6 orang, 4 diantaranya dinyatakan buron. Saat ini dalam pengejaran petugas.

“Berdasarkan data, pelaku tersebut telah menjalankan aksinya sebanyak 6 kali, mengingat ada 6 laporan yang sudah diterima oleh pihak kita,” ungkap Zaldi.

Atas perbuatannya kedua tersangka terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (sripo)

Tags: ,