Maret 2014, Korut Layangkan Provokasi Terhadap Korsel


Parade militer Korut (Foto: Reuters) 

Jurnal, Pyongyang - Korea Utara (Korut) diperkirakan akan melayangkan provokasi baru terhadap Korea Selatan (Korsel). Provokasi ini dilakukan untuk menunjukkan kekuasaan Kim Jong-Un, setelah melakukan eksekusi mati terhadap pamannya.

"Ada kemungkinan bahwa Korut mencoba untuk melakukan provokasi di saat kondisi pertahanan diperkirakan melonggar, tepat setelah latihan militer (Korsel dan Amerika Serikat)," pernyataan Institute for National Security Strategy, seperti dikutip Reuters, Selasa (31/12/2013).

Selain melakukan provokasi menurut lembaga peneliti tersebut, Korut diperkirakan akan melakukan serangan cyber terhadap negara tetangganya. Untuk itu Korsel dipastikan akan hati-hati melakukan balasan yang berujung pada konfrontasi bersenjata.

Korsel dan AS pada umumnya melakukan latihan perang bersama pada Maret. AS sendiri menempatkan sekira 28.500 pasukan di Korsel untuk menangkal Korut, jika tiba-tiba melakukan serangan.

Menteri Pertahanan Korsel Kim Kwan-Jin mengatakan, pihak Korut mungkin melakukan provokasi pada akhir Januari dan awal Maret. Provokasi itu di mata Kwan-Jin, sebagai bentuk bukti loyalitas para petinggi militer Korut terhadap pemimpin mereka, Kim Jong-Un.

Sebelumnya, Presiden Korsel Park Geun-Hye telah memerintahkan pihak militer untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap provokasi Korut. (okezone)
Tags: ,