Tekan Pelanggaran, Panwaslu Ogan Ilir Gelar Rakor Gakkumdu

Ketua Panwaslu Ogan Ilir (OI) Syamsul A berfoto bersama dengan Wakapolres OI Kompol Lisbeth, anggota Panwaslu OI.

Jurnal, Indralaya - Guna menekan angka pelanggaran dalam pemilu legislatif (pileg) 2014 mendatang, Panwaslu Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar rakor penegak hukum terpadu (gakkumdu) di Inderalaya.

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan peserta terdiri dari internal Panwascam divisi hukum dan penanganan pelanggaran se Kabupaten OI.

Selain itu menghadirkan pembicara Wakapolres OI Kompol Lisbeth, Kajari Kayuagung Zeni Agustian, mewakili Kasatreskrim Iptu Asep Atmaja.

Ketua Panwaslu OI Syamsul Alwi Rabu 12 Desember di ruang Pertemuan RM Sederhana Indralaya mengatakan kegiatan tersebut merupakan program Bawaslu Sumsel yang juga dilaksanakan di Panwaslu OI.

Sebagai bentuk penanganan bersama bentuk laporan tindak pidana pemilu, seperti money politics, keterlibatan oknum PNS, Kades dan sebagainya dalam pemilu mendatang.

Disebutkannya berdasarkan UU no 8 tahun 2002 mengenai pemilihan umum DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, DPD diatur tidak hanya tahapan penyelenggara pemilu tapi juga mengenai pelanggaran.

"Ya pelanggaran pemilu banyak terjadi dikampanye ini, tentu saja ditegakkan hukum terpadu melibatkan panwaslu, kepolisian dan Kejaksaan. Jadi kita sangat tegas terhadap sanksinya terhadap pelanggaran, ancaman hukuman penjara," katanya.

Sementara itu, anggota Panwaslu OI Medi Irawan menyebutkan pihaknya akan tegas melakukan penindakan terhadap setiap pelanggar pemilu, apalagi saat ini menjelang pileg 2014.

"Diharapkan dengan rakor ini, petugas panwascam dapat paham mengenai sanksi untuk setiap pelanggaran yang didapati di kecamatan untuk kemudian dilaporkan ke panwaslu selanjutnya diteruskan ke ranah hukum," ujarnya. (sripo)
Tags: ,