Jurnalis Asing Prihatin dengan Gaji Jurnalis Lokal

Joe Cochrane paling kanan dalam sebuah forum diskusi (foto:Andreas Gerry)

Jurnal, Jakarta - Tidak bisa dipungkiri upah atau gaji merupakan hal mendasar bagi setiap pekerjaan tak terkecuali bagi jurnalis. Bukan rahasia lagi bahwa sejumlah jurnalis lokal menerima gaji tidak sesuai dengan seberapa banyak tenaga yang mereka keluarkan.

Ternyata, fenomena ini cukup menjadi perhatian oleh jurnalis asing yang melakukan tugas peliputannya di Jakarta. Mereka pun cukup terkejut ketika tahu berapa standar gaji yang diterima jurnalis per bulan nya.

"Ketika saya mendirikan salah satu koran berbahasa Inggris di Jakarta saya mewawancarai sejumlah jurnalis muda dan saya terkejut dengan berapa standar gaji yang biasa mereka terima," ujar kontributor New York Times untuk Indonesia Joe Cochrane saat mengutarakan opininya dalam suatu forum diskusi, di Jakarta, Selasa (28/1/2014).

Menurutnya, jurnalis harus dibayar sesuai dengan apa yang telah mereka keluarkan. Pasalnya, pekerjaan jurnalis juga memiliki risiko besar.

Joe juga mendukung perbaikan minumun gaji yang pernah digaungkan beberapa waktu lalu. Tapi, tidak bisa dipungkiri masalah ini tergantung kebijakan media tempat jurnalis bernaung.

Joe menambahkan, sebenarnya tidak semua media di Indoensia memberi gaji di bawah yang diharapkan para jurnalis harapkan. Beberapa media pun telah baik dalam penanganan gaji.

Harapannya sekarang adalah penyesuaian gaji yang baik tidak hanya oleh sejumlah media, tetapi seluruh media yang berada di Indonesia.(okezone)
Tags: ,