Bupati OKI Kaji Pemekaran Pantai Timur

Bupati OKI, Iskandar, S.E.

Jurnal, Kayuagung - Rencana Pemekaran Pantai Timur menjadi Kabupaten baru di Sumatera Selatan (Sumsel) dengan memisahkan diri dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), ternyata masih dikaji lagi oleh Bupati OKI Iskandar SE, walaupun rencana pemekaran pantai timur tinggal selangkah lagi dan sudah masuk dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) dan masih dalam pembahasan kementrian dalam negeri.

Hal ini diungkapkan Bupati OKI Iskandar, ketika diwawancarai wartawan, menurut dia pemekaran pantai timur akan dikaji ulang lagi. "Bukan saya tidak menginginkan pemekaran pantai timur, tetapi memang saya belum mempelajari sepenuhnya, terkait rencana pemekaran itu, karena saya baru menjabat Januari 2014,” kata Bupati.

Dijelaskan Bupati, pihaknya perlu memepelajari rencana pemekaran Pantai timur itu, mengingat saat ini Infrastruktur wilayah perairan itu dianggap belum memadai untuk menjadi Kabupaten Sendiri.

”Kalau memang dimekarkan, pasti dalam beberapa tahun pertama tetap menginduk ke Kabupaten OKI, sehingga kami sebagai kepala Daerah bertanggung jawab, berhasil atau tidak pemekaran itu,” jelasnya.

Lebih Jauh dijelaskan Bupati, Faktor Infrastruktur perlu dikaji ulang, karena 5 Kecamatan yang akan memisahkan diri itu didominasi oleh perairan, sementara rencana ibu kotanya akan di pustakan di Tulung Selapan.

”Warga Sungai Menang terutama dari Desa Gajah Mati, Sungai Sibur, Sungai Ceper dan lainnya, mereka akan tambah jauh ke Tulung Selapan, tetap akan memutar dulu ke Kayuagung, begitu juga Kecamatan Air Sugihan sebagai tetap harus lewat Palembang dan beberapa wilayah lainya, ini yang perlu kita pelajri lagi,”ungkapnya. (sripo)
Tags: ,