Ogan Ilir Butuh 5.000 Lampu Penerangan Jalan

Ilustrasi

Jurnal, Indralaya - Kabupaten Ogan Ilir (OI) membutuhkan setidaknya 5.000 titik lampu jalan (lampu penerangan jalan) yang tersebar di 16 kecamatan terdiri dari 241 desa, serta 20 titik penerangan untuk desa-desa di Ogan Ilir.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertamanan dan Tata Kota Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI melalui Kabid Pertamanan Azhari Adan, Sabtu (1/3/2014).

"Idealnya kita harus memiliki 5.000 titik penerangan yang tersebar disetiap Desa melalui anggaran APBD," katanya.

Dijelaskannya, pada anggaran tahun 2013 lalu, Pemkab OI telah merealisasikan sebanyak 981 titik lampu jalan. Namun, ditahun 2014 ini pihaknya telah merekomendasikan penambahan lampu jalan sebanyak 65 titik. "Dengan demikian, secara keseluruhan hingga saat ini sudah sebanyak 1049 titik lampu yang telah terpasang," ungkapnya.

Disinggung mengenai minimnya lampu penerangan jalan, ia menjelaskan akan berdampak pada tingkat kejahatan di daerah tersebut. Menurut Azhari, pemerintah terus berupaya melakukan penambahan pemasangan lampu jalan utamanya pada titik titik daerah yang terbilang rawan tingkat kriminalnya misalnya perampokan dan penodongan.

"Tidak hanya penambahan lampu saja. Namun juga, Insyaallah dalam waktu dekat ini pihak kami akan turun ke lapangan untuk memperbaiki lampu lampu jalan yang sudah mengalami kerusakan," ujar Azhari.

Dari data yang berhasil didapati, dari 984 lampu jalan yang sudah terpasang, tidak kurang dari 90 titik lampu jalan yang tidak berfungsi alias rusak. Untuk itu pihak Dinas Pertamanan dan Tata Kota Pemkab OI menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat lampu-lampu jalan, jangan sampai sengaja dirusak oleh yang tidak bertanggung jawab.

Utamanya lanjutnya, pada jalan-jalan yang dianggap rawan kejahatan perampokan dan penodongan, karena kalau jalan tersebut terang benderang paling tidak tindak kriminal akan terhindar. (sripo)
Tags: ,