Personel TNI Jaga TPS dari Radius 50 Meter


Jurnal, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Budiman mengatakan, untuk mengamankan Pemilu 2014 pihaknya hanya bersiaga pada radius puluhan meter dari lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

"Untuk pengamanan petugas dan kepolisian, kita berjarak minimal 50 meter dari TPS, harus pada posisi perkiraan timbulnya kerusuhan atau konflik," kata Budiman kepada wartawan di kantornya, Senin (7/4/2014).

Budiman menjelaskan, pihaknya menerjunkan sekira 31.870 personel yang akan tersebar di seluruh TPS di Indonesia.

"Kemarin yang membantu pihak kepolisian pada setiap pimpinan Polres yang berpangkat AKBP ada dua satuan setingkat peleton (sst), sedangkan pimpinan Polres yang berpangkat Kombes ada satu satuan setingkat kompi (SSK)," tuturnya.

"Sementara untuk Polda yang termasuk golongan B seperti Kapolda yang berpangkat Brigjen kita terjunkan dua satuan setingkat kompi, sedangkan untuk Polda yang Kapoldanya berpangkat Irjen kita terjunkan tiga satuan setingkat kompi atau satu batalyon, secara keseluruhan 31.870 yang bko langsung pada kepolisian," lanjutnya.

Selain itu, kata Budiman, pihaknya telah melakukan pemetaan pada setiap wilayah yang rawan konflik pada Pemilu 2014.

"Setiap Kodam membuat peta kemungkinan konflik secara historial. Sulawesi Selatan, NAD masih ada kelompok partai lokal bersiteru luar biasa. Saya sudah ajak pimpinan partai lokal, ketika dia mengancam dan bersenjata polisi mengejar dibantu TNI," pungkasnya. (okezone)
Tags: ,