421 Peserta UN Tingkat SLTA di Sumsel Tidak Lulus

Ilustrasi

Jurnal, Palembang - Hasil ujian nasional (UN) 2014 untuk jenjang SMA sederajat diumumkan secara serentak se-Indonesia, besok, Selasa (20/5/2014). Terjadi penurunan presentase kelulusan untuk jenjang SMA/Madrasah Aliyah dan SMK, baik secara nasional maupun di Sumsel. Secara nasional, persentase kelulusan tahun ini sebesar 99,52 persen, turun 0,01 persen dari tahun lalu.

Di Sumsel sendiri, penurunan terjadi sebesar 0,19 persen dari tahun lalu dengan persentase sebesar 99,63 persen menjadi 99,44 persen untuk SMA dan Madrasah Aliyah. Sedangkan, untuk SMK persentase kelulusan menjadi 99,85 persen, turun dari tahun 2013 lalu yang mencapai 100 persen. Penurunan ini diduga karena munculnya soal Matematika yang bertaraf PISA (Programme Internationale for Student Assesment) yang memang jauh lebih sulit dibanding soal tipe lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Drs Widodo MPd melalui Ketua UN Sumsel 2014 Drs Bonny Syafrian MM, Senin (19/5) menyebutkan sebagian besar siswa yang tak lulus jatuh pada pelajaran Matematika.

"Untuk jurusan IPA siswa jatuh di pelajaran Fisika dan Kimia, sedangkan jurusan IPS pada pelajaran Matematika. Kemungkinan besar karena soal bertaraf PISA itu," ujarnya.

Selain itu, faktor pribadi siswa juga bisa menjadi penyebab ketidaklulusan siswa, seperti kondisi yang tidak fit ataupun memang tak mengusai pelajaran yang diujikan.

Jumlah siswa yang tidak lulus mencapai 421 orang dari total peserta 93.807 orang. Untuk SMA/MA jumlah siswa yang tak lulus sebanyak 384 orang dengan rincian 151 dari jurusan IPA, jurusan IPS sebanyak 230 orang, serta tiga siswa saja dari jurusan Agama. Sedangkan, 37 siswa SMK dinyatakan tidak lulus pada UN tahun ini. (sripo)
Tags: , ,