Ada Lambang St. George di Jersey Anyar Milan

Lambang St. George pada Jersey Milan 2014/2015 (Foto: Ist)

Jurnal, Milano - Klub raksasa Italia, AC Milan rencananya akan memperkenalkan dua kostum barunya untuk musim 2014/2015 pada dua Giornata sisa musim ini. Kostum ketiga akan digunakan pada laga tandang melawan Atalanta, Minggu ini, sedangkan seragam Home pada laga terakhir di San Siro saat menjadi Sassoulo.

Memang ini adalah tradisi Rossoneri disetiap pengujung musim, di mana mereka selalu menyempatkan untuk memperkenalkan kostum baru mereka kepada para Milanisti di pertandingan-pertandingan akhir musim.

Rencananya pada pertandingan melawan Atalanta nanti Milan akan mengenakan jersey ketiga mereka yang berwarna dasar kuning dengan tiga strip di atas lengan berwarna hijau khas Brasil.

Ya, Brasil, kostum ini kabarnya didesain khusus untuk menghargai Brasil yang menjadi tuan rumah Piala Dunia juga untuk pendukung setia mereka di negeri Samba itu. Seperti yang diungkapkan , Jaap Kalma kepala bagian komersial Milan.

Jersey Ketiga Milan Musim 2014/2015

“Jersey ketiga musim depan sangat spesial, sebuah penghargaan untuk Brasil. Milan selalu memiliki ikatan khusus dengan Brasil dan kostum ketiga itu juga sebagai penghargaan untuk Milanisti di Brasil,” ungkap Kalma, seperti yang ditulis akun @Milanello.

Sedangkan jersey kebanggaan Merah Hitam musim depan akan dipakai saat menjamu Sassoulo di San Siro pada 19 Mei mendatang. Ada yang berbeda pada seragam home Rossoneri musim 2014/2015.

Jersey Home Milan Musim 2014/2015

Di mana desain yang lebih kasual dengan kerah yang menempel dan warna merah hitam dengan pola gradasi menambah kesan elegan. Juga pihak Rossoneri mengganti lambang Milan di dada dengan lambang salib St. George. Lambang yang sama juga pernah digunakan tim yang bermarkas di Milanello pada musim 1999/2000.

Lambang salib St. George ini bukan tanpa makna, lambang ini adalah lambang utama kota Milan sendiri dan bukan pertanda bahwa pihak klub memiliki sebuah hubungan dengan pihak kerajaan Inggris. Walaupun pendirinya adalah seorang pria asal Inggris, Herbert Kilpin. Jadi, ini bukanlah hal yang asing bagi publik kota Milan. (okezone)
Tags: ,