Muara Penimbung Ulu Berlakukan Perdes Hewan Kaki Empat

Ilustrasi

Jurnal, Indralaya - Setelah dinilai mandul yang ditetapkan beberapa tahun yang lalu, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI), kembali melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Hewan Kaki Empat. Targetnya ke desa-desa yang banyak memiliki hewan seperti jenis hewan ternak berupa sapi, kerbau maupun kambing, Jumat (2/5/2014). Salah satunya yakni di Desa Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya Kabupaten OI

Sosialisasi dihadiri seluruh perangkat desa, perwakilan Koramil, Kapolsek Indralaya, serta pihak Pol PP Pemkab Ogan Ilir.

Menurut Kepala Desa Muara Penimbung Ulu, Romadhon mengatakan, setelah perda hewan kaki empat disosialisasikan, pihaknya mulai akan menerapkannya dengan terlebih dahulu membuat Peraturan Desa (Perdes). Karena, lanjutnya, hingga saat ini warga pun sudah banyak yang mengeluh akibat dari liarnya hewan kaki empat yang ada di Desa Muara Penimbung Kecamatan Indralaya Kabupaten OI.

"Kalau di kota mengganggu jalannya arus jalan lintas timur (Jalintim). Lain di desa kita ini, hewan kaki empat berupa sapi, kerbau, maupun kambing yang diliarkan pemiliknya ini sering memakan tanaman warga,” terang Kades Muara Penimbung Ulu.

Dijelaskannya, pihaknya berinisiatif membuat Perdes, karena menilai Perda sebagai dasar sudah ada, dan banyak warga yang belum mengetahuinya. "Untuk itu kita lakukan sosialisasi dulu," imbuhnya.

Untuk melakukan tindakan berupa sanksi, setelah sosialisasi ini digelar maka pihaknya tidak segan untuk melayangkan teguran maupun tindakan pengandangan hewan kepada pemilik hewan. Apabila masih terdapat hewan berkaki empat yang sengaja diliarkan oleh pemiliknya itu.

Terpisah Kasat Pol PP Ogan Ilir, Refli mengakui, pihaknya bersama Kades Muara Penimbung Ulu melakukan sosialisasi Perda dan Perdes hewan kaki empat. "Sebenarnya kita sudah menerapkan berbagai cara melakukan sosialisasi. Namun, sepertinya tidak efektif juga. Karena itu kita terjun langsung kelapangan atau ke Desa Muara Penimbung untuk sosialisasi perda dan perdes ini," tuturnya.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi disalah satu desa ini, warga di desa lain yang memiliki hewan kaki empat bisa mengerti dan memahaminya," terangnya. (sripo)
Tags: ,