Pemprov Sumsel Gelar 7 Pasar Murah

Sekda Sumsel, H. Muksti Sulaiman

Jurnal, Palembang - Guna menekan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1435 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengadakan Pasar Murah.

Sekertaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Mukti Sulaiman mengatakan, Pelaksanaan pasar murah dan operasi pasar itu untuk menekan harga agar tidak mengalami kenaikan terlalu tinggi dan masyarakat juga dapat membelinya.

“Pemerintah Prov. Sumsel melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan melakukan sidak ke pasar – pasar, hal ini untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Selanjutnya pemerintah provinsi akan memastikan ketersedian bahan pokok agar tetap stabil” ungkap Sekda Sumsel” ucap Mukti Sulaiman saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kamis (19/6).

Sambungnya, ia akan menginstruksikan kepada seluruh pedagang jangan sampai sengaja menaikkan harga kebutuhan pokok tersebut menjelang bulan baik ini, walaupun kenaikan harga, harus disesuaikan.

Lanjut Sekda, untuk memastikan dan meminimalisir agar lonjakan harga sembako tidak naik secara signifikan, Pemprov Sumsel melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar Pasar Murah.“Pasar murah tersebut bertujuan untuk menstabilkan harga dan membantu masyarakat kecil menjelang bulan suci Ramadhan” pungkasnya.

Mukti menambahkan, BP POM dan MUI Provinsi Sumsel akan memastikan produk-produk yang beredar di masyarakat merupakan produk yang berkualitas dan halal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel Permana mengatakan, terdapat beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan walaupun persediaan masih cukup. " paling tidak degan adanya pasar murah tersebut, kenaikan harga kebutuhan pokok tidak terlalu signifikan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri mendatang”. Terangnya.

Sambungnya, harga barang kebutuhan pokok yang dijual nantinya dibawah harga normal, mungkin sekitar 50 persen dari harga yang dijual di pasar nanti, karna akan disubsiidi oleh Pemerintah Provinsi” ungkap Permana.

Pelaksanaan pasar murah dimulai tanggal 1 Juli. Adapaun 7 tempat pelaksanaan pasar murah tersebut yakni Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Rajawali, Kantor Disperindag Sumsel di Jalan Kapten A Rivai, Kawasan Sukarami, Perumnas Sako, Plaju dan di Alang Alang Lebar (AAL).

“Pasar murah tersebut digelar sekali dalam seminggu” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Pemprov Sumsel menjual 3.000 paket barang kebutuhan pokok seperti beras, gula, terigu, telur dan minyak goreng. Setidaknya 13 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dilibatkan dalam pasar murah nanti seperti IWAPI, PKK, Dharma Wanita, dan lain – lain. (Humas Pemprov)
Tags: , ,