Wagub Buka forum kajian ekonomi dan keuangan regional (F-KEKR)



Jurnal, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan melalui wakilnya H Ishak Mekki secara resmi membuka forum kajian ekonomi dan keuangan regional (F-KEKR) Provinsi Sumatera Selatan dan Diseminasi laporan Nusantara dan penyampaian hasil rakornas tim pengendalian Inflasi daerah (TPID) tahun 2014, Selasa (03/06) di Ruang serbaguna lantai 4 gedung renovasi KPw BI wilayah VII Jln. Jendral Sudirman 510 Palembang.

Dalam Pembukaan forum ini Wakil Gubernur H Ishak Mekki di dampingi oleh Sekda Provinsi Sumsel Mukti Sulaiman, hadir juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah VII R Mirmansyah, serta Dirut Bank Sumsel Babel M Adil.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah VII R Mirmansyah mengatakan, Dengan forum ini nantinya akan berdiskusi, sharing bersama-sama dengan pemeintah Provinsi, dan semuanya untuk mencoba merumuskan kesepakatan atau pemikiran mengenai fokus kebijakan yang bisa kita sampaikan untuk pembangunan di kawasan ekonomi Sumsel.

Setiap bulannya Bank Indonesia mempublikasikan laporan nusantara atau harian perekonomian yang memuat dinamika ekonomi dalam perspektif kewilayahan. Pada publikasi tersebut dijabarkan assesment ekonomi secara komprehensif dari pengawasan sumatera, pengawasan jawa hingga pengawasan timur Indonesia dan disusun oleh seluruh analis ekonomi keuangan Indonesia dan perwakilan.

Dengan membaca laporan nusantara tersebut, diharapkan dapat memantapkan informasi yang menyeluruh terkait pertumbuhan ekonomi, inflasi, stabilitas sistem keuangan, sistem pembayaran, proyeksi perekonomian dan isu yang terjadi di setiap kawasan. "Kemarin kami juga telah memulai menyelenggarakan rapat koordinasi ekonomi dan keuangan lineal yang diikuti oleh seluruh pejabat dan analis ekonomi dari seluruh kantor keuangan sebanyak 41 kantor, " ungkapnya.

Lanjut R Mirmansyah menambahkan, Rakor yang dimulai 2 hari ini untuk melakukan pembahasan dengan isu fiskal dan isu-isu strategis lainnya serta strategis yang harus dikembangkan dalam mendorong perekonomian daerah. Hasil diskusi ini akan menjadi pokok bahasan yang akan dilakukan pada seminar tagihan ekonomi dan keuangan dengan seluruh dewan Bank Indonesia pada 26 agustus 2014 mendatang. Pada kesempatan yang sama kami juga mengharapkan forum koordinasi ekonomi dan keuangan lineal pada hari ini secara tahunan akan diadakan Bank Indonesia diseluruh provinsi. Forum ini bertujuan membahas isu-isu terkini ekonomi daerah yang diikuti oleh seluruh pimpinan daerah.

" Diharapkan pada forum ini bisa dilakukan pembahasan terkait isu yang sedang muncul di provinsi dan mendapatkan suatu rekomendasi yang disepakati oleh seluruh anggota forum," Paparnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki dalam sambutanya mengatakan, Ditengah rendahnya harga komuditas, Pada tahun 2012 Sumsel berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi dengan capaian yang cukup tinggi yakni sebesar 6 persen. Untuk mempertahankan prestasi yang baik ini Potensi sumber daya alam sumsel yang melimpah sangat menciptakan nilai tambah bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumsel. " Untuk itu seiring dengan perkembangan dan pengolaannya Sumberdaya alam Sumsel sangat memberikan dampak bagi peningkatan perekonomian di Sumsel," Ungkapnya.

Lanjut H Ishak Mekki menambahkan, Untuk terselenggaranya forum ini, Pemerintah provinsi Sumsel sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Bank Indonesia yang telah mengumpulkan semua pihak untuk bersama-sama merumuskan kesepakatan atau pemikiran mengenai fokus kebijakan yang bisa kita sampaikan untuk pembangunan di kawasan ekonomi Sumsel.

" Melalui Forum ini tentu akan sangat berdampak positif bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi, inflasi, stabilitas sistem keuangan, sistem pembayaran, proyeksi perekonomian dan isu yang terjadi di Provinsi Sumsel," Terangnya. (Humas Pemprov)
Tags: , ,