18 Kelompok Tani Dapat Bantuan Mesin Perontok Padi

Kepala Dinas Pertanian OKI, Syarifudin.

Jurnal, Kayuagung - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), memberikan bantuan alat perontok padi kepada kelompok tani di delapan kecamatan dan 15 desa. Alat tersebut guna mewujudkan hasil panen petani agar meningkat dan lebih cepat dalam memanen padi.

"Alat perontok padi ini, untuk mempermudah petani. Karena selama ini petani di OKI masih melakukan pemanenan dengan alat ala kadarnya.

Dengan menggunakan alat perontok padi moderen bisa meringankan beban petani dalam pekerjaan," kata Kepala Dinas Pertanian Syarifudin SP MSi, Senin (8/9/2014).

Mengenai bantuan alat perontok padi ini menurut Syarifudin atas usulan dari petani ke pemerintah. Dan sumber dananya dari APBD 2014 diberikan kepada 15 kelompok tani di delapan kecamatan yakni, Kecamatan Sungai Menang, Lempuing, Lempuing Jaya, Pampangan, Tulung Selapan, Jejawi, Kayuagung, dan SP Padang.

Bantuan alat perontok padi tersebut, semuanya sudah diberikan kepada kolompok tani yang ada di 15 desa di delapan kecamatan. Yakni kelompok tani di Desa Gajah Mulya, Tugu Jaya, Tugu Agung, Cahya Tani, Rantau Durian, Tanjung Sari, Muara Burnai, Tapus, dan Desa Kuro. Selanjutnya Desa Rantau Lurus, Tanjung Ali, Kelurahan Tanjung Rancing, Desa Lubuk Dalam, Desa Berkat dan Desa Rawang besar.

"Bantuan alat pertanian ini secara bergiliran, yang jelas petani yang ada di 18 kecamatan di OKI akan mendapatkan bantuan alat pertanian berbagai macam jenis nantinya," tuturnya.

Syarifudin mengungkapkan dengan pemberian alat perontok padi, setidaknya bisa membantu para petani dalam menurunkan angka susut
padi dalam proses perontokan. "Dibanding dengan sistem banting, penggunaan mesin perontok padi justru memberi nilai manfaat yang lebih diantaranya menekan angka susut padi serta menghemat waktu perontakan dan tenaga juga bisa lebih hemat," ujarnya.

Masih kata Syarifudin, sekarang ini era kemajuan teknologi termasuk bidang pertanian, karena itu pemerintah juga memperkenalkan berbagai alat dan mesin panen maupun pasca panen kepada petani agar lebih bermanfaat. "Petani paling tidak harus memahami bagaimana penggunaan alat yang moderen," tuturnya. Alat perontok padi ini diberikan kepada kelompok tani, satu kelompok tani mempunyai luas lahan 1 sampai 25 hektar. Dengan adanya bantuan ini kiranya dapat mempermuda petani untuk melakukan pemanenan dan juga diharapkan alat tersebut dapat dipelihara dan dijadikan aset kelompok tani. (sripo)
Tags: ,