Berhemat, Jokowi Harus Tinggal di Istana

Joko Widodo di acara Partai NasDem (foto: Antara)

Jurnal, Jakarta - Presiden terpilih Joko Widodo disarankan tidak mengikuti jejak Susilo Bambang Yudhoyono tinggal di rumah pribadi. Jokowi harus tinggal di Istana jika memang berniat menghemat anggaran.

"Jokowi memang harus tinggal Istana sesuai dengan yang sudah disiapkan. Soal pengamanan, Paspampres cukup di situ saja," kata mantan Juru Bicara Presiden, Adhie Massardi kepada Okezone, Rabu (10/9/2014) malam.

Presiden tinggal di rumah pribadi, lanjut Adhie, akan menguras biaya ekstra. Untuk pengamanan, Paspampres tentu harus menyiapkan di Istana dan rumah pribadi yang ditinggal presiden dengan standar yang sama.

"Kalau tinggal di Istana, ada atau tidak presidennya memang tetap dijaga. Presiden tinggal di Istana akan lebih hemat," ujarnya.

Ketika Presiden SBY memilih tinggal di rumah pribadinya di Puri Cikeas, Bogor, menurut Adhie, tentu ada biaya lebih yang harus dikeluarkan. Pasalnya, selain penjagaan oleh Paspampres di rumah, perjalanan SBY ke Istana harus dikawal.

"Untuk pengawalan perjalanan saja, taksiran saya biayanya lebih dari Rp200 juta setiap hari," terangnya.

Adhie juga menyarankan menteri pemerintahan Jokowi tinggal di rumah dinas. "Sekarang ada rumah jabatan, tapi tidak ditinggali. Ini pemborosan, karena tetap dipelihara dengan biaya negara," cetusnya.(okezone)
Tags: ,