Komunitas Briker di Kabupaten OKI Bentuk Paguyuban

Paguyuban Agung Family foto bareng untuk kembali eksis mewarnai radio kontek di OKI.

Jurnal, Kayuagung - Komunitas Briker atau yang biasa dikenal dengan komunitas radio kontek yang berada di Kabupaten OKI membentuk Paguyuban Agung Family sebagai wadah berhimpun, meskipun mayoritas anggota paguyuban ini merupakan Anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari ) Lokal Bumi Bende Seguguk.

Pembentukan panguyuban ini dilaksanakan, Senin (1/9/2014) di salah satu kediaman anggota Paguyuban di wilayah Lintas Timur dan dihadiri sebagian besar komunitas briker Kabupaten OKI, kini mulai bersemi lagi.

Ketua Paguyuban Agung Family OKI, Nurmuin (YD 4 JYA) mengatakan, pembentukan paguyuban ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi serta untuk menambah eksistensi amatir radio sebagai sarana komunikasi dan penyampaian informasi terhadap masyarakat terutama yang berada di daerah yang tidak mampu untuk dijangkau dengan menggunakan jasa provider telekomunikasi.

“Kita akui peranan amatir radio sangat penting, baik itu penyampaian informasi kamtibmas, maupun informasi lainnya, seperti pada arus mudik dan balik kemarin komunitas ini banyak membantu para pemudik dari luar daerah yang membutuhkan informasi keadaan Jalintim, itu salah satu contohnya saja. Oleh karena itu, melalui paguyuban ini kita berharap dapat semakin kompak dan mampu untuk membantu pemerintah dalam pembangunan,” tuturnya.

Terkait dengan program Pemerintah OKI dengan slogan membangun OKI dari desa, sambungnya, keberadaan radio amatir di tingkat desa juga menjadi sangat penting sebagai saran komunikasi dan informasi. “Sebenarnya radio amatir atau kontek ini sudah eksis sejak dulu, berhubung kemajuan jaman teknologi melalui handphone, kontek ini sedikit tertingkal Maka itu, dengan adanya komunitas ini akan bersemi lagi,” katanya.

Oleh karenanya, paguyuban ini berharap kedepan berbagai kegiatan dapat ikut berpartisipasi aktif dan kepada Pemerintah OKI dapat memfasilitasi tersedianya sarana dan prasarana satu desa satu perangkat untuk menunjang sarana informasi mulai dari tingkat desa.

“Contohnya jika ada potensi gangguan kamtibmas, atau terjadi tindak kriminalitas informasi akan lebih cepat sampai, oleh karenanya kedepan kita akan sinergikan dengan program Pemkab OKI dengan Program 1 desa 1 Perangkat,” harap Nurmuin seraya berucap ini salah satu paguyuban yang mendukung program pemerintah, karena dengan program bangun dari desa itu, harus dikontrol kalau tidak bisa kebablasan dalam pembangunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) OKI, M Dahlan menyambut baik berdirinya Agung Family OKI ini dengan harapan kedepan akan mampu memberikan konstribusi terhadap pembangunan.

“Tentu kita sangat menyambut baik hadirnya paguyuban ini, namun demikian kami berharap kiprahnya kedepan akan semakn nyata,” ujarnya. (sripo)
Tags: ,