Penyidik Cari Penyebab Jatuhnya Pesawat Antariksa

Petugas evakuasi reruntuhan pesawat milik Virgin Galactic. (Foto: Reuters)

Jurnal, California - Pihak penyidik memeriksa reruntuhan pesawat antariksa milik Virgin Galactic yang jatuh di Gurun Mojave. Penyidikan bisa memakan waktu satu tahun untuk menentukan penyebab kecelakaan.

Pihak Badan Keamanan Transportasi Nasional (NTSB) akan menghabiskan selama beberapa pekan di tempat terjatuhnya pesawat luar angkasa California, Sabtu 1 November 2014.

Kemudian mereka akan mewawancarai saksi dan mengumpulkan bukti, sebelum memulai analisis tentang apa penyebab kecelakaan yang menewaskan seorang pilot dan melukai satu orang lainnya tersebut.

Pemimpin NTSB Christopher Hart mengatakan penyelidikan penuh bisa memakan waktu selama 12 bulan. Kendati dalam penyelidikan, perusahaan Virgin Galactic bisa menjalankan operasinya.

"Bagian (investigasi) saya memperkirakan mungkin berlangsung selama 4-7 hari, dan kemudian kami melanjutkan penyelidikan yang berdasarkan fakta-fakta,” demikian pernyataan Hart.

“Total waktu penyelidikan mungkin bisa selama 12 bulan atau lebih. Namun, hal ini tidak menghentikan pengurus untuk melanjutkan operasi perusahaan itu,” sambungnya, sebagaimana diberitakan Sky News, Minggu (2/11/2014).

Hart menambahkan, penyelidik akan menggunakan bukti dari beberapa kamera yang terletak di dalam pesawat tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu kenapa pesawat tersebut bisa terpecah belah di gurun.

“Sebab pesawat itu sedang di uji dan didokumentasikan. Kami tidak biasa melihat kecelakaan pesawat seperti ini,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Virgin Galatic merupakan sebuah perusahaan pesawat antariksa dari Inggris. Perusahaan tersebut dimiliki oleh seorang pengusaha bernama Sir Richard Branson. Dia sangat menyesalkan insiden tersebut.

“Ini hari yang sangat buruk untuk Virgin Galactic untuk pesawat komersial antariksa. Ini sebuah kemunduran,” kata Branson.

“Tapi kami harus menegakan kepala kami dan melihat apakah masalah ini bisa diperbaiki, serta berharap program ini dapat dilanjutkan. Saya berharap kami dapat mengatasi masalah ini,” sambungnya. (okezone)
Tags: ,