BPS SUMSEL NYATAKAN DI OI MASIH ADA WARGA MISKIN

INDRALAYA- Sesuai data dari Biro Pusat Statistik (BPS) Sumsel, dari 7,4 juta penduduk provinsi Sumsel, satu juta lebih masyarakat hidup dibawah garis kemiskinan atau Penyandang Masalah Status Kesejahteraan Sosial (PMKS). Dari angka tersebut diantarannya terdapat didalam di lingkungan Kabupaten Ogan Ilir. Oleh karena itu, untuk meminimalisir masalah tersebut kini pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ogan Ilir melakukan penyuluhan diwilayah tersebut.

      Kadinsos OI Eryadi, SH. Mengatakan, masalah kesejahteraan sosial yang dialami masyarakat diantarannya yakni kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, ketunasosialan maupun keterbelakangan.

      “Untuk menanggulangi masalah sosial tersebut, yakni dengan cara mendata warga yanga mengalami cacat fisik untuk selanjutnya dilakukan pembinaan dengan cara menyediakan fasilitas pelayanan agar mereka bisa menyalurkan bakat-bakat kemampuannya,” ujarnya.

      Sambil menambahkan bahwa upaya lainnya yaitu bantuan jaminan social melalui program Keluarga Harapan (PKH) secara tepat sasaran yang saat ini sudah berjalan.

      Karena itu, kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh Pemprov Sumsel melalui Dinsos OI cukup efektif untuk melakukan upaya penbanganan PMKS.


      “Kita menginginkan dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program pelatihan bantuan bagi warga yang cacat agar bias mandiri,” terangnya.
Tags: ,