evakuasi truk di oi macetkan jalintim




lantaran adanya sebuah truk angkutan jenis ps tercebur ke rawa-rawa di jalur lintas km 18 perbatasan desa teluk kecapi pemulutan kabupaten ogan ilir (oi), minggu 5 april 2015 pukul 15.00, membuat arus lalu lintas di jalur palembang-indralaya kembali mengalami lumpuh total selama lebih kurang dua jam.
Lambatnya proses evakuasi badan truk ke trotar jalan raya dengan ditarik menggunakan tali seling oleh kendaraan jenis fuso, membuat kondisi arus lalulintas di titik tersebut, terjadi penumpukkan kendaraan mencapai kilometer yang nyaris tak bergerak.
Kondisi itu, kian parah ditambah dengan tak disiplinnya para pengemudi baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang terus berusaha mendahului kendaraan yang berada didepannya, membuat kemacetan pun, tak terelakkan lagi.
Sehingga, badan jalan dipenuhi kendaraan yang mencapai tiga lapis, baik kendaraan yang melaju dari arah indralaya hendak menuju ke palembang, begitu pun sebaliknya kendaraan yang melintas dari arah palembang hendak menuju ke indralaya.
Pengamatan di lokasi, kemacetan terjadi dari mulai titik jalur km 18 hingga menuju ke jembatan kurung, tepatnya sebelum perusahaan petrogas pt surya esa perkasa (sep) dari arah indralaya.
Sedangkan, di titik lokasi evakuasi badan truk, hampir satu jam, warga sekitar secara bersama-sama melakukan upaya evakuasi badan truk yang sebagian kabin sebelah kiri, sudah terendam air rawa-rawa yang berjarak lebih kurang dua meter dari trotoar jalan.
Menurut keterangan warga sekitar, hampir satu jam lebih truk itu dibiarkan tergenang di rawa-rawa sembari menunggu bantuan, dengan ditarik menggunakan tali dari bahan seling oleh kendaraan jenis truk fuso yang kebtulan melintas///kopli
Tags: ,