CALON KADES DI KABUPATEN OGAN ILIR HARUS BEBAS NARKOBA



IndralayaRadio-BGMB/// Sebanyak 159 Desa di 16 Kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir akan dilangsungkan pemilihan kades secara serentak yang akan dijadwalkan pada bulan Agustus mendatang.
Meski tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Ogan Ilir belum dimulai, namun dipastikan sejumlah persyaratan telah dipersiapkan. Salah satunya, persyaratan setiap calon harus sehat jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba.
Dicky Syailendra Kepala Badan Pemerintahan Masyarakat dan Pengawasan Desa (BPMPD) mengatakan salah satu syarat calon kepala desa yang akan bertarung dalam pilkades nantinya harus bebas narkoba serta mengikuti Fit And Proper Test ( Uji kelayakan ) oleh Tim dari BPMD Kabupaten dan Tim dari Kecamatan.
“Bebas narkoba merupakan salah satu syarat agar bisa mengikuti pilkades,” kata Dicky, saat dihubungi, kemarin.
Saat disinggung calon kepala desa tersebut harus mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan termasuk tes bebas narkotika, psikotropika dan bahan adiktif (narkoba), Dicky mengatakan hal tersebut dapat saja dilakukan untuk mengantisipasi adanya calon kades yang positif menggunakan narkoba.
“Terkait hal itu, (tes narkoba red) kami menunggu arahan dari bapak bupati,” ujarnya.
Selain keterangan berbadan sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba, syarat lain yang harus dipenuhi para calon kepala desa yakni berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah pertama atau sederajat.
Calon kepala desa juga harus berusia paling rendah dua puluh lima tahun pada saat mendaftar, terdaftar sebagai penduduk dan bertempat tinggal di desa setempat paling kurang satu tahun yang dibuktikan dengan KTP.
Tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara, atau pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan dengan pidana penjara.
“Setiap calon kepala desa nantinya akan diberikan tes yang sifatnya hanya untuk mengukur kemampuan seorang calon. Hasil tes tersebut kemudian akan diserahkan kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa sebagai surat keterangan,” terangnya.
Sedangkan untuk pelaksanaan pilkades, akan dibagi menjadi tiga gelombang.Gelombang pertama Pilkades akan di laksanakan pertengahan tahun 2015, untuk gelombang ke dua dan ketiga pada triwulan pertama dan di akhir tahun 2016.
Dikatakannya, dalam pilkades nanti pihaknya menerapkan aturan jika dalam proses pemilihan nantinya, calon kepala desa tidak boleh lebih dari lima kandidat balon kades serta juga tidak diperbolehkan adanya calon tunggal.
“Desa yang memiliki calon tunggal akan kita batalkan Pilkades nya, untuk desa yang memiliki Calon Kades lebih lima orang akan di lakukan Fit And Proper Test ( Uji kelayakan ) oleh Tim dari BPMD Kabupaten dan Tim dari Kecamatan,” tukasnya.
Tags: ,