KEMENDAGRI TOLAK PENGUNDURAN DIRI KEPALA DAERAH JELANG PILKADA



INDRALAYARADIO. BEBERAPA KEPALA DAERAH MENGAJUKAN PENGUNDURAN DIRI JELANG PILKADA YANG MASA PENDAFTARANNYA JATUH PADA 26-28 JULI 2015. PENGUNDURAN DIRI ITU DINILAI SEBAGAI CARA MENSIASATI UU PILKADA, KARENA KELUARGA INCUMBENT DILARANG MENCALONKAN DIRI.
KEPALA PUSAT PENERANGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DODI RIYADMAJDI, MENJELASKAN BAHWA KEMENDAGRI TIDAK AKAN MENERIMA PENGUNDURAN DIRI KEPALA DAERAH YANG PUNYA KEPENTINGAN DENGAN PILKADA.

DODI MENJELASKAN, PENGUNDURAN DIRI KEPALA DAERAH DIATUR DALAM UU TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH, DI MANA KEPALA DAERAH BISA MUNDUR KARENA MENINGGAL DUNIA, PERMINTAAN SENDIRI ATAU DIBERHENTIKAN. NAH, PERMINTAAN SENDIRI ITU MEMPUNYAI PENJELASAN YAITU ADA KEPENTINGAN POLITIK YANG LEBIH BESAR. JIKA (MENGUNDURKAN DIRI) UNTUK MEMUDAHKAN ANAK, ISTRI, KEPONAKAN, MAJU, MAKA SIKAP PAK MENDAGRI TIDAK AKAN MERESPON TERHADAP PENGUNDURAN DIRI TERSEBUT.

DODI MENJELASKAN JIKA PENGUNDURAN DIRI ITU DITERIMA OLEH DPRD, MAKA SAMPAI DENGAN PENDAFTARAN PILKADA, MENTRI TIDAK AKAN MEMPROSES PENG-SK-AN BERHENTINYA SEORANG KEPALA DAERAH.

SEBAGAIMANA DIKETAHUI, BEBERAPA KEPALA DAERAH MENGUNDURKAN DIRI JELANG PENDAFTARAN PILKADA LANTARAN KELUARGANYA INGIN MAJU SEBAGAI CALON KEPALA DAERAH. PENGUNDURAN DIRI ITU UNTUK MENSIASATI UU PILKADA YANG MELARANG KELUARGA INCUMBENT MENCALONKAN DIRI.
Tags: , ,