KELESTARIAN KEBUDAYAAN OKI DIHARAPKAN TIDAK SIRNA



Bgmb/// bupati oki h iskandar se melantik 9 orang pembina lembaga adat di kabupaten ogan komering ilir (oki) masa jabatan 2015 sampai 2020 di kabupatenan. Pelantikan tadi, berdasarkan putusan bupati 0ki no.413/kep/d.budpar/2015 tgl 29/4/2015.
Bupati melantik, drs h amin djalalen sebagai ketua, dari kecamatan kayuagung, h baharuddin hambali ba sebagai wakil ketua dari kecamatan jejawi, tirta hernadi sh sebagai sekretariss dari kecamatan pedamaran, h kramajaya sebagai bendahara dari kecamatan kayuagung, drs h syaiful ardhan sebagai angota dari kecamatan kayuagung, h aboe amein taher sebagai anggota dari kayuagung, h arpan sebagai anggota dari kecamatan pampangan, h tairon sebagai anggota dari kecamatan lempuing jaya, h saiful bahar sebagai anggota dari kecamatan tanjung lubuk.
Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata novi herlambang se mm, selasa 11 agustus 2015 mengatakan, pembina adat merupakan sebagai wadah untuk membina ada yang ada di kabupaten oki, dan pembentukan pembina adat, pelantikan pembina adat ini dikarnakan kepengurusan pembina adat yang lama sudah habis masa jabatannya, maka dengan di bentuknya pembina adat yang baru ini akan bisa menjadi sebagai mitra pemerintah agar dapat terus membina dan menghidupkan adat istiadat yang ada di oki.

bupati okih iskandar se setelah menyerahkan sk kepengurusan pembina lembaga adat mengatakan, pemerintahmenganggap perlu agar dilakukannya pengurusan dari lembaga adat agar kelestarian kebudayaan di kabupaten oki tidak sirna dan tetap terjaga.
Diminta bupati, bagi lembaga adat tolong jaga dan kembangkan adat istiadat mulai dari kecamatan hingga seluruh wilayah kabupaten oki sendiri, sehingga adat istiadat oki tetap terjaga dan lestari hingga anak cucu, diharapkan tentunya lembaga adat sendiri siap untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya
Tags: ,