TENAGA KESEHATAN DI OKI MASIH MINIM



Bgmb/// satu desa satu poskesdes yang dicanangkan dan merupakan salah satu program pemerintah kabupaten ogan komering ilir (pemkab oki) dalam meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan bagi masyarakat. Untuk itu di tahun 2015, dari 327 desa yang ada di wilayah oki, sudah 262 desa yang telah memiliki poskesdes, 65 desa tanpa poskesdes, namun bukan berarti tidak memiliki sarana kesehatan hanya memiliki puskesmas atau lainnya.
Kemudian 43 desa tanpa poskesdes tapi telah ada sarana kesehatan (sarkes). Saat ini tinggal 22 desa yang belum memiliki sarana kesehatan. Target tahun 2016 nanti, pemkab oki akan membangun 20 poskesdes di 22 desa tersebut dan sisa 2 desa lagi akan diselesaikan tahun 2017.
Selain poskesdes, pemkab oki di tahun 2016 nanti berencana akan melakukan pembangunan rumah sakit pratama tipe d di wilayah tugu jaya dan wacananya juga akan dibangun di tulung selapan. Namun tentunya dalam mensukseskan semua itu, perlu dibarengi dengan penyediaan sumber daya manusia (sdm) untuk menunjang kelancaran dan kesinambungan, guna menggerakkan program - program sarana kesehatan tersebut.
Meski saat ini pemerintah setempat telah melakukan pelatihan tenaga kesehatan dan diklat bagi pimpinan rumah sakit, puskesmas, poskesdes dan lainnya, kenyataannya sdm atau tenaga kesehatan yang ada di oki masih minim.
Seperti dikatakan kepala bkd kabupaten oki, drs imam sahuri, melalui sekretaris bkd oki ibnu hajar, jumat 4 desember 2015 mengatakan di kabupaten oki setidaknya ada tiga sektor yang kekurangan sdm, yakni kesehatan, pendidikan dan keamanan.///
Tags: ,