PERDA TENTANG PENERTIBAN HEWAN BERKAKI EMPAT DI OGAN ILIR BELUM OPTIMAL



Hasil gambar untuk kumpulan sapiBgmb/// anggota dprd ogan ilir kembali mengusulkan peraturan daerah  tentang hewan kaki empat no 33tahun 2005 untuk direvisi. Lemahnya penegakkan perda hewan kaki empat tersebut membuat kalangan wakil rakyat berinisiatif merevisi beberapa poin dalam perda itu.
Anggota badan pembentukan perda dprd ogan ilir, hilmin menegaskan, selama ini memang perda hewan kaki empat dianggap belum berjalan efektif sehingga perlu ada perubahan dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan.
Salah  seorang  politisi partai demokrat ogan ilir pada senin 11 april 2016 mengatakan .memang walaupun sudah ada perda yang mengatur hewan kaki empat agar tidak berkeliaran di jalan umum maupun perkantoran, namun hewan kaki empat tetap saja bebas masuk ke perkantoran dan jalanan umum. Makanya atas inisiasi dewan, kembali mengusulkan untuk dilakukan revisi//
Lebih lanjut disampaikan, sebenarnya perda hewan kaki empat yang sudah ada telah mengatur sanksi tegas bagi pemilik yang masih membiarkan ternaknya berkeliaran dijalan umum maupun perkantoran dengan pemberian sanksi berupa denda rp 20 juta atau kurungan 3 bulan penjara. Namun sayangnya perda itu tidak berjalan sebagaimana mestinya, terutama penegak perda dalam hal ini pol pp ogan ilir.
Dia berharap dengan telah direvisinya kembali perda hewan kaki empat ini dapat menciptakan suasana perkantoran maupun jalan yang kondusif dan lebih mengoptimalkan dinas atau instansi terkait dalam hal upaya penegakkan perda//
Tags: ,