PERLU PERAN SERTA SEMUA PIHAK AGAR ADD OKIR TIDAK TUMPANG TINDIH



Hasil gambar untuk DPRD OGAN KOMERING ILIR ROHMAT KURNIAWAN,SEBgmb/// mengingat besarnya alokasi dana desa (add) yang digelontorkan pemerintah pusat untuk 314 desa yang ada di kabupaten ogan komering ilir (oki), yakni sebesar rp.210 milyar// apalagi dana desa pada tahun 2016 ini penggunaannya tidak hanya pada bidang pemberdayaan masyarakat saja, tetapi lebih difokuskan pada bidang pembangunan desa seperti tertuang dalam permendes, pdt dan transmigrasi nomor 21 tahun 2015 tentang penetapan prioritas penggunaan dana desa tahun 2016.
Maka agar tidak terjadi tumpang tindih dengan apbd kabupaten oki ataupun kekeliruan dalam pemanfaatannya tidak hanya menjadi tugas bpmd oki selaku instansi terkait, baik berupa mekanisme pengalokasian maupun pengawasan penggunaan dana desa. Tetapi perlu peran serta semua pihak agar pemanfaatan dana ini tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.
Rohmat kurniawan,se selaku ketua komisi i dewan perwakilan rakyat daerah (dprd) kabupaten oki mengatakan memang bpmd oki adalah mitra kerja kita, namun dalam hal ini bukan wewenang kita. Sebab untuk kerjasama dengan bpmd, kita hanya pada bidang pemerintahan saja.
Untuk itu rohmat berharap kepada inspektorat tahun 2016 ini harus lebih memfokuskan pengawasan penggunaan dana desa. Sebab dana desa tahun 2016 sangat besar jumlahnya, yakni sebesar rp210 milyar// ditambah lagi penggunaannya tahun ini lebih difokuskan pada bidang pembangunan desa dan bukan pada bidang pemberdayaan masyarakat saja//
Tags: ,