Profil Klub Torabika SC 2016: Barito Putera

Barito Putera adalah salah satu dari sedikit klub eks Galatama yang masih bertahan hingga sekarang. Kompetisi Galatama bergulir di Indonesia pada era tahun 80 hingga 90-an.
Sumber dana klub yang berdiri pada 1988 ini berasal dari keluarga Sulaiman yang gila bola. Saat ini Barito Putera dikelola oleh putra almarhum Sulaiman HB, Hasnuryadi Sulaiman.
Barito Putera sempat menjadi klub yang cukup disegani pada era Galatama dan awal penyatuan kompetisi Galama-Perserikatan, yang menjadi awal lahirnya Liga Indonesia (LI). Prestasi terbaik tim ini diraih pada Liga Indonesia pertama di tahun 1995.
Kala itu Barito Putera yang diperkuat pemain legendaris Frans Sinatra Huwae dan dilatih Daniel Roekito, menembus semifinal LI. Langkah Frans dkk. terhenti setelah kalah 0-1 dari Persib yang akhirnya menjadi juara.
Barito Putera tak melakukan persiapan yang terlalu lama sebelum tampil di turnamen Torabika Soccer Championship 2016. Berbeda dengan sejumlah tim lain yang tampil di beberapa turnamen, Barito memilih untuk absen.
Tim berjuluk Laskar Antasari ini malah melepas sejumlah pemainnya untuk memperkuat tim lain dalam turnamen. Tim yang punya warna jersey kuning ini baru berkumpul lagi untuk berlatih pada bulan Maret.
Manajemen memilih Mundari Karya sebagai pelatih. Sebelumnya Mundari menangani tim PON Kalimantan Selatan dan meloloskan tim asuhannya ke putaran final PON.
Ada satu misi yang dibidik oleh manajemen Barito Putera, yaitu mengorbitkan pemain muda. Tak heran kalau dalam skuat asuhan Mundari terselip sejumlah nama pemain yang diambil dari tim PON dan tim U-21 Barito Putera.
Hanya, tetap saja ada nama pemain senior yang memperkuat tim. Kehadiran Rizky Ripora, Amirul Mukminin, Yongki Aribowo, Adam Alis, dan Dedi Hartono menjadi wakil pemain senior. Sementara eks timnas U-19, Hansamu Yama dan Paulo Sitanggang, plus beberapa amunisi muda lain menjadi pemain yang memperkaya pilihan Mundari.
Mundari saat ini tengah menunggu pemain asing untuk memperkuat lini belakang dan depan yang masih butuh tambahan pemain. Selain itu, pemain senior M. Roby juga sedang diperiksa kondisi kesehatannya. Jika dinilai fit, ia akan langsung dikontrak.
“Saya masih butuh pemain belakang dan depan. Pilihannya dari pemain asing. Sementara Roby, saya butuh kepastian bahwa dia tak menderita cedera,” ujar Mundari.
Data Klub:
Barito Putera
Berdiri: 1988
Stadion: 17 Mei, Banjarmasin
CEO: Hasnuryadi Sulaiman
Pelatih: Mundari Karya
Pemain:
Kiper: Aditya Harlan, Riyandi, Imam
Belakang: Dedi Hartono, Hansamu Yama, Samsudin, Faturrahman, M. Robi (seleksi)
Tengah: Amirul Mukminin, Lucky Wahyu, Rizky Pora, Adam Alis, Ibrahim Conte, Paulo Sitanggang, Jeffri H.
Depan: Yongki Aribowo, Adi Pratama
Tags: