SIDANG PARIPURNA PEMBAHASAN RAPERDA OI DIWARNAI SILANG PENDAPAT

Sidang Paripurna tanggapan Fraksi DPRD Ogan Ilir (OI)  pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) 2016 di gedung paripurna DPRD OI ditutup dengan aksi lempar-lemparan kursi antar anggota DPRD, Kamis (14/4).
Peristiwa tersebut bermula saat Anggota Fraksi Partai Demokrat Hilmin interupsi mendesak Ketua DPRD OI Ahmad Yani untuk membacakan surat Gubernur Sumsel H Alex Noerdin tentang pemberhentian Ilyas Panji Alam sebagai Wakil Bupati OI dan pengangkatan Ilyas Panji Alam sebagai Bupati OI di muka paripurna.
Belum sempat sampai ke penghujung pertanyaan, interupsi datang dari anggota DPRD lainnya. Dengan cepat suara tak jelas di mikrophone membuat suasana makin berisik. Setelah itu tanpa sadar anggota dewan dari kelima fraksi ini beranjak dari kursinya masing-masing lalu saling tunjuk.
Samar terdengar ada perkataan yang menyulut aksi tersebut.
"Oi Bupati kamu Bupati kamu. Bupati kami milik kami," ujar salah satu anggota dewan.
Persis setelah suara itulah,  aksi lempar-lemparan kursi berlangsung. 40 anggota DPRD berhamburan di tengah-tengah ruang sidang paripurna. Meski tak ada yang cidera namun emosi masing-masing anggota DPRD terlihat jelas.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Kehormatan (BKD) DPRD OI Arhandi Tabroni memandang hal tersebut hanya normatif .
"Interupsi belum selesai, ada yang mau menimpali untuk interupsi lagi,  tidak ada baku hantam  dan aksi lempar-lempar kursi hanya salah faham  sehingga tak terkendali, karena emosi. Tidak ada kode etik yang dilanggar," katanya
Tags: ,