RI DAN BELANDA SIAP GELAR DIALOG LINTAS-AGAMA DI AMBON



Hasil gambar untuk RI DAN BELANDA SIAP GELAR DIALOG LINTAS-AGAMA DI AMBONBGMB// Itu sebabnya kedutaan besar republik indonesia (kbri) di den haag mendukung rencana kegiatan dialog lintas agama ri-belanda ke-4 di ambon selama 24-26 agustus mendatang. Dukungan itu disampaikan langsung oleh duta besar ri untuk belanda i gusti agung wesaka puja, saat menemui pengurus netherland-indonesia consortium for muslim-christian relations di den haag, selasa waktu setempat.
Dubes puja menyarankan agar kegiatan di ambon nanti tidak saja melibatkan tokoh agama islam dan kristen, tetapi juga agama-agama lain, serta menyertakan lebih banyak pakar dan akademisi.
Pertemuan tersebut juga merupakan perkenalan para pengurus konsorsium yang untuk pertama kalinya bertemu dengan dubes puja. Profesor robert setio dari universitas kristen duta wacana yogyakarta, memperkenalkan seluruh rombongan yang terdiri dari prof. Gerrit singgih dari ukdw yogyakarta, dr. Syahiron syamsuddin dari uin sunan kalijaga yogyakarta, dr. Suratno dari universitas paramadina jakarta, dan pihak belanda diwakili oleh corrie van der ven dan gezina speelman.
Setio memperkenalkan sejarah pembentukan konsorsium pada tahun 2012 lalu. Sedangkan corrie van der ven wakil dari gereja kristen yang mengetuai konsorsium, secara ringkas menjelaskan kegiatan konsorsium yang selama ini bekerjasama dengan kbri den haag dalam mengimplementasikan kegiatan interfaith ri-belanda.
Pihak konsorsium juga menyampaikan rencana melakukan bilateral interfaith dialogue ri-belanda ke-4 di iain ambon sebagai tindak lanjut dari kesepakatan dialog ke-3 yang dilakukan di den haag pada 25 september 2015.
Beberapa hasil yang telah dicapai dari dialog lintas agama selama ini antara lain penyelenggaraan seminar berkaitan dengan masalah deradikalisasi, penerbitan jurnal bersama, dan kunjungan mahasiswa bidang teologi.
Azis nurwahyudi, minister counsellor, penerangan sosial dan budaya dari kbri den haag mengungkapkan konsorsium ini merupakan organisasi non pemerintah yang beranggotakan para akademisi dari berbagai universitas di belanda dan indonesia.
Kedatangan para akademisi dari indonesia kali ini berkaitan dengan seminar mengenai deradikalisasi yang diselenggarakan oleh radboud university, nijmegen sebagai salah satu anggota konsorsium///
Tags: ,