ANGGOTA DPRD OI USULKAN KENAIKAN INSENTIF GURU NGAJI DAN PENYEDIAAN SARANA STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU)



Bgmb/// komisi 2 dan komisi 4 dalam rapat paripurna dprd ogan ilir dengan agenda rancangan peraturan daerah (raperda) apbd tahun 2017 mendatang mengusulkan mendorong kenaikan insentif guru ngaji dan penyediaan sarana stasiun pengisian bahan bakar umum (spbu).
Kenaikan insentif khususnya diusulkan untuk wilayah muara kuang oi. Hal tersebut diungkapkan juru bicara komisi 2 porsaid abdullah dan juru bicara komisi 4 rahmadi djakfar, pada paripurna dprd oi, kamis 1 desember 2016 di tanjung senai inderalaya.
Menurut porsaid, pihaknya menggagas untuk ke depan segera dibangun spbu di kecamatan muara kuang. Selama ini warga yang bermukim di desa-desa dalam kecamatan muara kuang, rambang kuang serta kecamatan lubuk keliat cukup kesulitan memperoleh bbm untuk kendaraan baik jenis premium maupun solar. Oleh karena itu, mereka membelinya dari eceran atau mini kios (pertamini).
Sementara itu, juru bicara komisi 4 rahmadi djakfar menyebutkan, kabupaten oi selama ini dikenal dengan sebutan "kota santri". Alangkah baiknya melalui gagasan ini di harapkan supaya insentif guru ngaji di tahun yang akan datang di naikkan. Diharapkan  pemerintah daerah untuk menganggarkan insentif kenaikan honor guru ngaji senilai 50 persen.
Menanggapi hal ini, plt bupati oi hm ilyas panji alam menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak terutama kepada pimpinan dprd oi serta komisi dprd oi yang telah membahas raperda apbd tahun 2017 yang telah disahkan sesuai dengan visi yang sama antara pihak eksekutif dengan legislatif. Tentu akan di realisasikan sesuai dengan kemampuan apbd kabupaten ogan ilir///
Tags: ,