PEMERINTAH KABUPATEN OGAN ILIR AKAN MENGAKOMODIR DAN BERUPAYA MENYELESAIKAN MASALAH GURU HONOR

Tanggal 25 November setiap tahunnya di peringati sebagai HUT Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI. Dan ditahun 2017 PGRI merayakan hari jadinya yang ke-72. Di Ogan Ilir sendiri peringatan HUT PGRI ke-72 dan hari guru nasional 2017 berpusat di kecamatan Tanjung Raja dengan di isi berbagai kegiatan, diantaranya lomba gerak jalan, jalan santai dan puncaknya di langsungkan upacara peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2017 pada Senin (27/11) di lapangan bola kaki di kecamatan Tanjung Raja.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ogan Ilir, Islah Qorie, menyerahkan bantuan kepada guru di ogan ilir yang rumahnya terkena musibah kebakaran (foto: Gni)

Hadir pada kesempatan itu Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Islah Qorie, S.Pd,.M.Si, hadir juga Ketua PGRI Sumsel, Ahmad Julinto, S.Pd,.M.M yang diwakili oleh wakil ketua PGRI Sumsel DR. H. Bukman Lian, M.M,.M.Si, Ketua PGRI Ogan Ilir, A. Toriq, M.M serta para guru dan pelajar yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Pada kesempatan itu juga di serahkan bantuan kepada Herlina, S.Pd guru di SD N 17 Tanjung Batu yang rumahnya terkena musibah kebaran senilai 20 juta rupiah yang merupakan hasil sumbangan sukarela seluruh anggota PGRI di Ogan Ilir.

Usai mengikuti upacara, wakil ketua PGRI Sumsel DR. H. Bukman Lian, M.M,.M.Si, mengatakan bahwa PGRI terus memperjuangkan agar guru nyaman dalam melaksanakan tugas, nyaman dari berbagai aspek, termasuk berkenaan dengan kesejahteraan dan dirinya juga mengusulkan kepada pemkab Ogan Ilir dan DPRD Ogan Ilir, untuk memperhatikan kesejahteraan guru baik di Kabupaten Ogan Ilir. "Kami sampaikan dan minta kepada Pemerintah dan DPRD Ogan Ilir agar ditingkatkan penghasilan mereka (red,guru honor) minimal setara dengan upah minimum kabupaten." katanya.
  
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Islah Qorie, S.Pd,M.Si mengatakan pihaknya terus mengakomodir apa yang dipesankan oleh PGRI Sumsel. Pihaknya terus berupaya agar guru honor sejahtera, Di tahun 2018 nantinya pihaknya akan mengupayakan bagaimana jalan keluarnya, dirinya juga menegaskan bahwa dari seluruh guru di Ogan Ilir yang berjumlah 3444 orang. dan bagi guru honor akan diformat mekanismenya menjadi P3K di Ogan Ilir. Terkait pemetaan guru sendiri terus digodok terhadap sebaran guru di Ogan Ilir. "Untuk P3K sendiri nanti akan Kita kaji bagaimana mekanismenya utnuk di Ogan Ilir" Katanya.


Tags: ,