Sisa 2% Wajib KTP yang Belum Direkam, 169 Warga Binaan Rekam E-KTP

Rekam KTP: (dari kiri) Kalapas kelas II.A Tanjung Raja, Kadisdukcapil OI, Camat Tanjung Raja (Foto: Goni)
Indralaya Radio - Kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) salah satu administrasi kependudukan yang penting untuk kepengurusan baik dibidang pendidikan, kesehatan, perbankan, dan kepengurusan lainnya. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Ilir mengadakan perekaman data E-KTP di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II. A Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir,  Kamis (21/12/2017).

Perekaman sendiri diikuti oleh 169 orang warga binaan, yang direkam oleh enam orang operator Disdukcapil OI dari Kecamatan Tanjung Raja, Sungai Pinang, dan Rantau Alai. Pada kesempatan itu hadir Kadisdukcapil OI, Akhmad Lutfi, S. Sos, M. Si, Kalapas kelas II.A Tanjung Raja, M. Luthfie,  Kabid Kependudukan,  Yunidar,  Kasi Tata kelola SDM, Informasi dan Teknologi,  Safaruddin, S.IP serta para warga binaan yang merekam E-KTP. 

Kepala Lapas kelas II.A Tanjung Raja M. Luthfie mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan perekaman E-KTP yang diadakan di lapas ini dengan harapan ketika warga binaan keluar dari lembaga pemasyarakatan telah memiliki KTP guna berbagai keperluan mereka.
"Ini merupakan hal yang baik, karena warga binaan ini jika sudah memiliki KTP memudahkan mereka dalam urusan pembinaan misalnya dalam pembesukan, atau syarat mengurus bebas bersyarat, dan kami berterima kasih sekali kepada pak Lutfi selaku kadisdukcapil telah jemput bola mengadakan perekaman E-KTP langsung ke lembaga pemasyarakatan," Ujar Luthfie. 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ogan Ilir, Akhmad Lutfi, S.Sos,M.Si mengatakan bahwa warga Ogan Ilir yang wajib KTP berjumlah 297.000 jiwa. Dan sekarang pihaknya telah menyelesaikan 98% warga yang telah merekam dan sisa 2% atau sekitar 3.000 jiwa lagi dan pihaknya terus melakukan upaya jemput bola baik perekaman ke seluruh SLTA se-Ogan Ilir, perekaman di desa-desa dan termasuk di Lapas kelas II.A Tanjung Raja.
Rekam: Warga binaan yang mengikuti tahapan rekam E-KTP
"Pada kesempatan ini Kami sampaikan untuk blanko di kantor sudah ada 3.500 keping dan untuk ketersediaan tinta cukup, jadi bagi masyarakat yang belum merekam KTP atau cetak KTP silahkan ke Capil untuk diurus serta di cetak, dan itu tidak dipungut biaya atau gratis," kata Lutfi. (Gni)
Tags: ,