Jalankan Program Isbat Nikah serta Luncurkan Kartu Identitas Anak

TERIMA KIA: Salah satu anak di Ogan Ilir yang telah menerima Kartu Identitas Anak (KIA) dari Disdukcapil OI (Foto: Disdukcapil for Indralaya Radio) 
Indralaya Radio -  Setelah berhasil menyelesaikan rekam data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) hingga 275.331 jiwa dari 279.673 jiwa warga yang wajib KTP di Ogan Ilir, atau telah sampai 98,46% dari seluruh warga wajib KTP di Bumi Caram Seguguk.

Dengan capaian yang baik ini, pihak Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Ilir ditahun 2018 ini akan melaksanakan program isbat nikah, dan kartu identitas anak (KIA).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Ilir, Akhmad Luthfi, S.Sos,M.Si didampingi Kabid Kependudukan, Yunidar diruang kerjanya, Rabu, (10/01/2018) mengatakan bahwa untuk para pemohon pembuatan akte kelahiran di Ogan Ilir lebih dari 8500 akte. Dan untuk kartu identitas anak di OI mulai dilaksanakan tahun ini.

"Karena usia anak 0-17 tahun sebagian besar ada di sekolah, maka Kita nantinya akan bekerjasama dengan para kepala sekolah untuk mengumpulkan dan mengkoordinir syarat pembuatan KIA, karena kurang memungkinkan kalo mereka ke Disdukcapil, jadi syarat untuk membuat KIA seperti fotocopy akte kelahiran, KK orangtua atau wali, serta fotocopy KTP orang tua dapat ke kepala sekolah, dan ini akan memperpendek jalur pelayanan" jelas Lutfhi.

Untuk isbat nikah, lanjutnya, pihaknya bekerja sama dengan pihak kantor kementrian agama kabupaten Ogan Ilir dan ditahap awal ini akan diikuti 300 pasang."Isbat nikah ini dilaksanakan bagi mereka yang menikah sah secara agama namun tidak memiliki buku nikah, sehingga ketika anak mereka lahir tidak bisa mengurusi akte kelahiran, karena tidak ada Kartu keluarga serta buku nikah," pungkasnya. (Goni)
Tags: ,