Tanam 1850 Pohon, Pemkab Ogan Ilir Terima CSR

 TERIMA BIBIT POHON: Sekda OI, H. Herman (dua dari kanan) menerima bibit pohon secara simbolis dari GM PT. Pertamina EP Asset 2, Eka Reza. (Foto: Goni)
Indralaya Radio - Menggalakkan untuk menanam pohon terus dilakukan oleh berbagai pihak baik instansi pemerintahan maupun swasta, banyak instansi yang mengedepankan asas menjaga lingkungan dengan berbagai aspek pendekatan, mulai dari menanam pohon, penyebaran bibit ikan, dan kegiatan lainnya yang berkaitan untuk melestarikan lingkungan.

Termasuk juga PT. Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field yang melakukan penanaman 1850 batang pohon, yang terdiri dari pohon kelengkeng, durian, dan pohon lainnya yang merupakan corporate sosial responsibility (CRS) bu tahun 2017 yang diterima pemerintah kabupaten Ogan Ilir di Danau Kupu Kupu, Teluk Seruo, Tanjung Senai, Senin (22/01/2018).

Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam yang diwakili oleh Sekda Ogan Ilir, H. Herman, S.H,M.M dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah sangat mengapresiasi program CSR yang diberikan, dan merupakan bantuan yang pertama diberikan di tahun 2018 ini, pihaknya juga berharap agar ditahun berikutnya dapat menyalurkan CSR kembali. Dirinya juga berharap agar CSR ini bisa ditiru dan diikuti oleh perusahaan lain dalam menyalurkan CSR ke Pemkab Ogan Ilir.

"Kita sudah sampaikan proposal agar dapat membantu berupa tempat wudhu dan toilet masjid Agung An Nur, Tanjung Senai, guna menghadapi MTQ Provinsi Sumsel April mendatang, Kami harap sebulan sebelum penyelenggaraan sudah realisasi, serta membantu mewujudkan Kampung Warna desa Burai kecamatan Tanjung Batu," kata Sekda dalam sambutannya.

General Manager PT. Pertamina EP Asset 2, Eka Reza mengatakan bahwa pihaknya akan terus membantu apa yang menjadi kebutuhan sesuai usulan dari pemkab Ogan Ilir, namun tentu dengan pertimbangan dan persetujuan dari SKK Migas. Termasuk apa yang sudah disampaikan oleh pemkab OI melalui proposalnya juga akan diupayakan sebagai langkah menjalin hubungan baik antara PT. Pertamina dengan Pemkab Ogan Ilir.

"Tentu hal itu (proposal, red) akan kita pertimbangkan dan mintak persetujuan dari SKK Migas, untuk di Ogan Ilir tahun ini Kita fokus di dua titik dari 10 titik sumur yang ada yang berada di desa Tanjung Bulan serta desa Tanjung Miring. Untuk harga minyak sendiri berpengaruh dengan PAD yang masuk ke pemerintah daerah, jadi ketika harga minyak mentah naik maka PAD pun ikut naik, begitu juga sebaliknya," jelas Eka Reza usai menanam pohon di Teluk Seruo. (Goni)
Tags: ,