Dibantu Biaya Pengantaran, Tahun 2018 Sudah 7 Warga Ogan Ilir Direhab

BNNK OI: Kepala BNN Kabupaten Ogan Ilir saat dibincangi di kantornya. (Foto: Goni)
Indralaya Radio - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Ilir takkan lelah memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di bumi caram seguguk.

Ditahun 2018 saja sudah 7 pecandu dan satu pengedar narkoba yang diringkus, ketika dilakukan penangkapan, 7 pecandu tersebut tidak memiliki barang bukti, namun urine mereka positif narkoba, sehingga dikirim ke panti rehabilitasi Kalianda, Lampung Selatan guna mengikuti rehabilitasi selama enam bulan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Ilir, AKBP. H. Abdul Rahman, ST ketika dijumpai diruang kerjanya, kamis (14/02), menerangkan bahwa di tahun 2017 kemaren, BNNK OI merehab 70 pecandu narkoba.

"Yang menjadi perhatian kita karena hampir 60 persen dari 70 orang yang direhab tadi tergolong dalam kategori kurang mampu, sehingga untuk biaya tranpostasi pengantaran pasien rehab tersebut terkendala," terang H. Abdul Rahman.

BNNK OI bersyukur, lanjut Rahman, karena usulan pihaknya ke DPRD OI, dan pemkab OI disetujui untuk mengganggarkan biaya pengantaran pasien rehab dari Ogan Ilir hingga ke Kalianda.

"Jadi bagi warga Ogan Ilir yang ingin sembuh dari narkoba tidak usah takut dengan biaya, untuk rehabilitasi selama enam bulan ditanggung BNN, dan biaya pengantaran di tanggung pemkab OI, melalui dinas sosial, kita juga berterima kasih kepada pemkab OI telah membantu BNN mengatasi narkoba," tutupnya.(Goni)
Tags: