Mainkan Judi Dadu Kuncang, Enam Orang "Dicengkram" Team Serigala Polres OI

BARANG BUKTI: Kanit Pidum Ipda Rachmat Djakatara S.Tr.K (tengah) serta anggota menunjukkan barang bukti dan tersangka judi dadu kuncang di Satreskrimum Polres OI. (Foto: Goni)
Indralaya Radio - Lama tak terdengar, ternyata judi dadu kuncang masih mewabah dimasyarakat. Kemarin, Rabu, (07/02/2018), pukul 17.00 WIB, Satuan reskrim Polres Ogan Ilir yang dipimpin Oleh Pelaksana harian Kasat Reskrim Iptu Sondi Fraguna, SH didampingi Kanit Pidum Ipda Rachmat Djakatara S.Tr.K bersama Anggota Sat Reskrim dan Team Serigala Polres Ogan Ilir menggerebek gerombolan masyarakat yang menggelar judi dadu kuncang di desa Talang Aur, kecamatan Indralaya, Ogan Ilir.

Dari penangkapan sendiri, petugas mengamankan satu orang bandar judi dadu kuncang yakni Samsul bin Alm. Safe'i (44), warga desa Talang Aur, serta menangkap lima pemasang dadu kuncang yakni Nazirin bin Anas (54), Hendra bin Sarkowi (32), Zainal Arifin bin Jafar (45) ketiganya warga dusun 1 desa Tunas Aur, serta Yusdi bin Sirot (25),dan Edi Samudra bin Alm. Robantan (29) yang merupakan warga Talang Aur, Indralaya.


Kapolres OI, AKBP. Gazali Ahmad, S. Ik, M. H melalui Kanit Pidum Polres OI, Ipda Rachmat Djakatara, S. Tr. K saat gelar tersangka dan barang bukti dikantor satreskrim polres OI mengatakan bahwa penggerebekan dilakukan atas laporan warga yang melaporkan bahwa sudah seminggu ini terdapat judi dadu kuncang.


"Dari penangkapan Kita mengamankan satu bandar dan lima orang pemasang dengan mengamankan barang bukti yakni satu set alat judi dadu kuncang, empat buah HP, satu buah dompet cokelat, satu buah lapak dadu, serta Uang sebesar Rp. 1.410.000," kata Rachmat.


Pasal yang disangkakan, lanjut Rachmat, keenam tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP, dengan ancaman lima tahun penjara. "Untuk tersangka dan barang bukti masih kita di Kantor Satreskrimum Polres Ogan Ilir," tutup Rachmat


Bandar judi dadu kuncang, Samsul ketika ditanyai wartawan mengatakan bahwa dirinya membuka judi di kebun dibelakang desa Talang Aur. "Untuk hasilnyo dak pulo banyak, sehari tuh palingan tige ratus ribu," tutur Samsul sambil tertunduk lesu. (Goni)
Tags: ,