Memprihatinkan, Pencandu Narkoba Didominasi Generasi Muda

MoU: Bendahara Karang Taruna OI, Jialyka Maharani, mewakili Ketua KT OI, Wahyudi, ST saat menandatangani MoU dengan BNNK OI, disaksikan oleh Bupati OI, H. M. Ilyas Panji Alam. (Foto: Goni)
Indralaya Radio - Diseminasi informasi tentang bahaya dan pemberantasan narkoba terus dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Ilir.

Senin, (19/02) BNNK OI menggelar diseminasi informasi kepada karang taruna (KT) Ogan Ilir, yang dilaksanakan di Aula RM PAS Indralaya. Selain itu juga dilakukan penandatangan kesepakatan (MoU) antara BNNK OI dengan Karang Taruna Ogan Ilir dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DPPKBPEAD) Kabupaten Ogan Ilir  dalam pemberantasan narkoba di bumi caram seguguk.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Ogan Ilir, HM. Ilyas Panji Alam, Kepala BNNK OI, AKBP. H. Abdul Rahman, ST, Sekda OI, H. Herman, S.H,M.M, Bendaraha Karang Taruna OI, Jialyka Maharani, kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga berencana, perlindungan perempuan dan Perlindungan anak daerah (DPPKBP3AD) Kabupaten Ogan Ilir serta ketua karang taruna kecamatan se Ogan Ilir.

Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam dalam sambutannya mengatakan Pemkab OI mengapresiasi semangat BNNK OI dalam memerangi narkoba, dan dirinya prihatin dengan peredaran narkoba yang sudah masuk ke desa hingga ke dusun-dusun, dan menjangkiti seluruh kalangan.

"Kami menghimbau untuk bersama memerangi peredaran narkoba, termasuk yang hadir disini ikut mengawasi dan melaporkan kepada BNNK OI jika ada temuan peredaran narkoba, apalagi BNN sekarang sudah ada personel polisi, yang dapat mengamankan dan menangkap pengedar dan pecandu narkoba," kata Bupati.

Kepala BNNK OI, AKBP. H. Abdul Rahman, ST dalam sambutannya mengatakan bahwa dari hasil evaluasi BNNK OI, mendapati bahwa para pecandu narkoba yang dikirim BNNK OI ke Kalianda didominasi dari generasi muda, dan dirasa penting bahwa BNNK OI memerlukan relawan sebagai perpanjangan tangan BNN untuk mensosialisaasikan, dan menjadi panutan dan berperan aktif dalam tugasnya sebagai relawan.

"Kita patut bersyukur, karena hanya Ogan Ilir, kabupaten di Sumsel yang memberikan bantuan biaya pengantaran bagi pecandu yang akan direhab di Kalianda, baik orang kaya dan kurang mampu, dibebaskan dari biaya pengantaran," kata H. Abdul Rahman.(Goni)
Tags: ,