Reses di Tanjung Baru, Warga Usulkan Jalan dalam Kota Dua Jalur

SERAP ASPIRASI: Ketua DPRD Ogan Ilir, Endang PU Ishak, didampingi kades Tanjung Baru, Budi Harjaya (kiri) dan kades Tanjung Pering, Agus Salim (kanan). (Foto:Goni)
Indralaya Radio - Reses anggota dewan sebagai wadah bagi anggota dewan menyerap aspirasi masyarakat. Anggota DPRD Ogan Ilir juga mengadakan reses 1 di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Untuk reses 1 anggota DPRD Ogan Ilir sendiri dijadwalkan dari tanggal 1-6 Pebruari 2018.

Ketua DPRD Ogan Ilir, H. Endang P. U. Ishak yang berasal dari dapil 1 yakni kecamatan Indralaya, Indralaya Utara, dan Indralaya Selatan mengadakan reses 1 di desa Tanjung Baru, kecamatan Indralaya Utara.

Puluhan warga desa Tanjung Baru dan desa Tanjung Pering turut hadir pada reses 1 yang dilangsungkan di halaman rumah kades Tanjung Baru, Budi Harjaya serta di hadiri kades Tanjung Pering, Agus Salim.

Banyak pertanyaan dan aspirasi yang disampaikan warga kepada anggota dewan asal desa meranjat ini. Diantaranya perda hewan kaki empat, lelang objek lebak lebung serta jalan kota.

Bukhori, warga desa Tanjung Baru menanyakan soal objek lebak lebung yang dilelang secara umum, bukan dilelang bagi warga didesa itu sendiri. Kemudian menyarankan agar membuat jalan dalam kota dua jalur dari Tanjung Sejaro ke arah Timbangan.

"Kita ini pak diperlintasan menuju Palembang, jadi ketika kita sudah miliki jalan dalam kota, maka akan terlihat bagus dan indah," kata Bukhori.
Warga saat menyampaikan aspirasi
"Kalau untuk perda hewan berkaki empat ini sudah ada, namun akan terus kita sosialisasikan lebih lanjut," kata Endang PU Ishak didepan masyarakat.

Lebih lanjut Endang mengatakan bahwa hasil reses ini nantinya akan masuk kedalam pokok pikiran anggota dewan, kemudian akan terus di kawal untuk realisasinya. "Tentu apa yang dirancang dan di rencanakan kades harus masuk musrenbangdes, dan nanti akan kita kawal sampai ke kabupaten," kata Endang.

Sementara itu, untuk jalan dalam kota selaku mitra pemerintah pihaknya akan koordinasikan dengan eksekutif tentang rancangan jalan dalam kota. "Ya nanti akan kita koordinasikan, karena yang punya kapasitas soal ini yakni pemerintah daerah, tentu nanti akan kita koordinasikan," tutup Endang.

Kepala Desa Tanjung Baru, Budi Harjaya mengatakan bahwa reses yang merupakan wadah menyerap aspirasi memang sangat bagus, dan masyarakat antusias mengikuti reses ini.

"Poin-poin yang Kita sampaikan tadi diantaranya pengaliran listrik, kemudian berkenaan lelang lebak lebung yang sekiranya tidak lagi dilelang secara umum, namun kembali ke desa, selama ini desa hanya penyelenggara, walaupun hasil lelang nantinya dikembalikan ke desa namun tidak pada tahun tersebut, dan harus dijemput, kalau tidak dijemput maka tidak akan kembali ke desa," kata Budi. (Goni)
HADIRI RESES: Warga desa Tanjung Baru dan Tanjung Pering yang hadir saat reses. (Foto: Goni)

Tags: ,