Tutup 15 Pebruari, Kades Koordinir Warganya Mendaftar

MENDAFTAR: Suasana Sekretariat pendaftaran Istbat nikah saat warga mendaftarkan diri menjadi peserta istbat nikah, pendaftaran dibuka hingga 15 pebruari 2018. (Foto: Disdukcapil for Indralaya Radio)
Indralaya Radio - Program istbat nikah yang dimotori oleh Disdukcapil OI, bekerja sama dengan Kemenag dan Pengadilan Agama Kayuagung memasuki telah tahap pendaftaran peserta.

Warga Ogan Ilir yang sudah menikah namun belum memiliki buku nikah bisa mendaftar ke sekretariat pendaftaran istbat nikah di kantor disdukcapil OI.

Melihat dari antusias warga dengan program ini cukup baik, terbukti dengan telah terdaftarnya 166 pasang warga yang akan mengikuti program ini. Hal ini diungkapkan Kepala Disdukcapil OI, Akhmad Lutfi, S.Sos, M.Si diruang kerjanya Selasa, (13/02).

"Ada empat desa yang kadesnya mengkoordinir warganya dalam mendaftar, yakni desaTanjung Lalang, Tanjung Baru, Pemulutan Ulu, serta Arisan Deras, untuk tahap awal ini berjumlah 300 pasang," kata Lutfi.

Sekiranya pendaftar membeludak, lanjut Lutfi, bahkan melebihi 300 pasang misalnya hingga 1000 pasang maka akan diikutkan pada tahap selanjutnya dengan menggunakan dana APBD Perubahan.

"Karena instruksi bapak Bupati, semua warga Ogan Ilir yang belum memiliki buku nikah namun sudah sah secara agama akan kita fasilitasi, jadi program ini akan kita lakukan setiap tahun," lanjut Lutfi.

Lebih lanjut Lutfi menambahkan, bahwa pendaftar akan berakhir pada tanggal 15 Pebruari, mengingat data dan persyaratan yang masuk akan memalalui proses verifikasi.

"Ini menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat, karena administrasi kependudukan sendiri menjadi berguna bagi masyarakat untuk berbagai keperluan, dan kita menjalankan program terpadu, jadi setelah istbat nikah, mendapat buku nikah, kemudian pihak disdukcapil mengeluarkan kartu keluarga, hingga akte kelahiran bagi yang sudah mempunyai anak," tutup Lutfi. (Goni)
Tags: ,