22 Paket Sabu Dalam Tumpukan Kursi

SABU: Kedua tersangka, Hendri dan Haryanto saat di amankan di Mapolres OI, beserta barang bukti 22 paket sabu dan HP. (Foto: Humas Polres OI)
Dua Tersangka Diciduk Di Balai Desa

Indralaya Radio - Kembali, Satres narkoba Polres Ogan Ilir, membekuk tersangka pengedar narkoba jenis sabu diwilayah hukum Polres OI.

Kali ini, Hendri (34) Desa Penyandingan, kecamatan Indralaya dan Haryanto (27) warga desa Sudi Mampir, kecamatan Indralaya di ciduk karena menyimpan dan akan mengedarkan 22 paket kecil sabu.

Penangkapan sendiri berawal dari informasi masyarakat, yang mulai resah dengan ulah tersangka yang kerap bertransaksi narkoba.

Berawal dari informasi tersebut, petugas Polres OI melakukan penyelidikan, setelah dilakukan penggerebekan di balai desa penyandingan, yang kemungkinan tersangka sedang menunggu pembeli, keduanya diciduk petugas.

Benar saja, saat digeledah, Polisi menemukan 22 paket kecil sabu, dengan berat 7,44 gram yang disembunyikan kedua tersangka pada tumpukan kursi di balai desa tersebut.

Kapolres OI, AKBP Gazali Ahmad,S.Ik,M.H melalui Kasubag Humas Polres OI, AKP Zainalsyah, Sabtu, (10/03) mengatakan bahwa selain mengamankan 22 paket sabu, polisi juga mengamankan 1 HP merk Samsung warna putih, dan 1 HP merk LG warna hitam.

"Guna penyidikan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti sudah Kita amankan di Mapolres OI, dan untuk bandar masih kita dalami, dari mana kedua tersangka ini mendapatkan sabu tersebut," kata Zainalsyah.

Saat diintrogasi, lanjut Zainalsyah, keduanya mengaku mendapatkan sabu dari seseorang berinisial A yang beralamat di Kertapati, Palembang.

"Ini akan terus kita kembangkan, bandar akan kita kejar, dan tersangka kita tahan dan akan mempertanggungjawabkan sesuai dengan perbuatannya," tutup Zainalsyah.

Sementara itu tersangka Hendri mengaku bahwa sabu yang dibelinya dari A yang berada di Kertapati, dengan harga Rp. 2,5 juta. "Belumlah sempat kami jual, Kami lah keduluan ditangkap," kata Hendri tertunduk lesu. (Goni)
Tags: ,