Dewan Desak Pemkab OI Untuk Segera Tindaklanjuti Laporan Buaya Yang Lepas

Laporan masyarakat tentang adanya buaya yang mulai meresahkan warga di Kecamatan Tanjung Batu mulai ditanggapi oleh pihak DPRD Ogan Ilir. Pada rapat paripurna tahun sidang 2018 yang bertempat di Gedung Paripurna DPRD Ogan Ilir, Rabu (23/03) anggota DPRD Ogan Ilir dari fraksi Golkar Irwan Noviatra dan dari fraksi PAN Arhandi Tabrani pun angkat bicara.

Irwan Noviatra menyampaikan bahwa buaya tersebut muncul di daerah Lebak Seritanjung yang menyedot perhatian masyarakat luas. Keresahan masyarakat sampai sekarang sudah sangat mengkhawatirkan sehingga mengakibatkan masyarakat yang mata pencariannya mencari ikan itu tidak berani lagi untuk mancing.

"Kemarin saya mendapatkan laporan dari Komunitas Berburu Ogan Ilir bahwa mereka sudah investigasi di lapangan dan hasilnya mereka mempunyai video rekaman serta pengakuan dari para korban, oleh karena itu saya  meminta pihak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk segera melakukan investigasi lebih lanjut dari laporan buaya muncul yang meresahkan masyarakat" Ungkapnya.

Sementara itu Arhandi menyampaikan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bahwa informasi dari masyarakat, buaya yang muncul tersebut itu lebih dari satu ekor. Dirinya mewakili masyarakat Kecamatan Tanjung Batu meminta Pihak Pemerintah untuk menangkap buaya yang sering muncul di pemukiman warga. Selama puluhan tahun belum pernah ada ditemukan buaya yang muncul di pemukiman warga oleh karena hal itulah masyarakat meyakini bahwa buaya tersebut berasal dari penangkaran buaya.

"Saya mewakili masyarakat Tanjung Batu karena saya didesak masyarakat yang meminta buaya tersebut agar ditangkap oleh penangkar buaya tersebut, karena diyakini buaya yang muncul tersebut berasal dari penangkaran buaya" Tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Ogan Ilir H.Herman menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir akan segera menindaklanjuti apa yang menjadi laporan dari masyarakat tentang keresahan adanya buaya ganas yang diduga lepas dari penangkaran.



Tags: ,