Tikam Dengan Cap Garpu, Musa Dibekuk Di Tempat Kerja

DIRINGKUS: Tersangka Musa sambil memegang pisau Cap Garpu milik saat menikam Eka diamankan di Mapolsek Pemulutan. (Foto: Humas Polres OI for Indralaya Radio)
Korban Ditikam 3 Tusukan

Indralaya Radio - Entah apa yang ada dipikiran Musa Bin Sangkut (27) warga PU 1  Rt 45  Kel. Kemas Rindu Kec Kertapati Palembang, serta temannya Asmadi bin Sangkut, yang sekarang masih buron, sehingga tega melakukan pengeroyokan terhadap Eka Jefri Herwandi Bin Jamtoni (22) warga Desa Pipa Putih Ds. 2 RT 106 Kec Pemulutan Kab. Ogan Ilir.

Pengeroyokan itu terjadi, Jum'at (18/08/2017) silam, keduanya melakukan pengeroyokan terhadap korban dengan menggunakan sebilah pisau yang digunakan tersangka Musa, di desa Sungai Buaya, kecamatan Pemulutan Induk, OI.

Dari penjelasan Kapolsek Pemulutan, Ipda Syafrizal, yang disampaikan Kabag Humas Polres OI, AKP Zainalsyah, mengatakan bahwa korban Eka ditusuk dengan senjata tajam oleh Musa.

"Korban mendapat luka tusuk dileher belakang satu kali, dan ditikam di lengan kiri sebanyak dua kali, tidak hanya itu, korban juga mendapat pukulan dibagian wajah oleh tersangka Asmadi dengan tangan kosong," katanya.

Pengeroyokan belum usai, lanjut Zainalsyah, keduanya juga mengikat kedua tangan dan kaki korban, kemudian mereka buang korban ke sungai.

"Kemudian datanglah saksi Haris dan Turitman yang menolong korban dan melerai keduanya, dan korban mengalami 3 luka tusuk dan dibawa ke RS Muhammadiyah Palembang," lanjutnya.

Penangkapan tersangka, kata Zainalsyah, dilakukan oleh personel Polsek Pemulutan dan Tim Crocodile yang dipimpin oleh Kapolsek Pemulutan Ipda Syafrizal. Musa berhasil ditangkap di PT. Gudang Puncak Pegayut, di desa Pipa Putih, Pemulutan.

"Dari Informasi yang ada bahwa tersangka Musa ini bekerja sebagai buruh di PT tersebut, dan satu tersangka lagi masih buron, kemudian tersangka dan barang bukti satu bilah pisau jenis Cap Garpu diamankan di Mapolsek Pemulutan guna penyidikan lebih lanjut," tutup Zainalsyah. (Goni)
Tags: ,