Tingkatkan Status Menjadi Institut Al-Qur'an Al-Ittifaqiah

PIAGAM PENGHARGAAN: Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam saat menyerahkan piagam penghargaan kepada wisudawan terbaik, didampingi oleh Ketua STITQI Indralaya, Muhiyidin, M. A (paling kanan). (Foto: Goni)
Aditya Primadona Wisudawati Hapal 30 Juz, Umi Mu'alifah Raih IPK Tertinggi

Indralaya Radio - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Qur'an Al-Ittifaqiah (STITQI) Indralaya akan segera beralih status menjadi Institut Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya.

Mengapa tidak, dengan bertambahnya 3 prodi baru ditahun ini, Ekonomi syariah, Perbankan syariah, dan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir maka cukup salah satu syarat untuk mengajukan menjadi institut.

Hal ini dikatakan oleh ketua STITQI Indralaya, Muhyidin. A. Sumedi, M.A dalam sambutannya pada wisuda angkatan ke 12, di kampus STITQI Indralaya, jalan lintas timur, KM. 36, Indralaya Ogan Ilir, senin (26/03).

"Alhamdulillah, tahun ini kita membuka 3 prodi baru, yakni Ekonomi syariah, perbankan syariah, dan Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, menambah prodi yang sudah ada yakni Prodi PAI dan PGRA," kata Muhyidin.

Kedepan, lanjut Muhyidin, pihaknya juga akan membuka program pascasarjana atau S.2 Pendidikan agama Islam, yang mana sudah banyak dinanti dan ditanyakan para calon mahasiswa yang akan melanjutkan S.2.

"Proposalnya sudah kita ajukan, tinggal menunggu asesor yang akan datang ke STITQI Indralaya, dan kita telah memiliki 5 prodi, maka sudah cukup syarat untuk mengajukan peningkata status menjadi Institut Al-Qur'an Al-Ittifaqiah (IQI), dan semoga, cita-cita kita bersama untuk hadirnya Universitas Al-Qur'an Al-Ittifaqiah (UQI) bisa terwujud, dan Kami juga meminta dukungan pemerintah kabupaten Ogan Ilir," ujar Muhyidin.

Pada wisuda ke12 tersebut, diikuti oleh 94 wisudawan, dan 5 orang menjadi wisudawan terbaik, Aditiya Primadona wisudawati hapal 30 Juz Al-Qur'an, wisudawan Cumlaude, Ali Sobri dengan IPK 3,65, Akhmad Fikri, 3,66, dan Dian Ayu Seftiani dengan IPK 3,70, dan IPK tertinggi 3,86 atas nama Umi Mu'alifah.

Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam mengucapkan selamat, bagi orang tua dan wisudawan, semoga dengan ilmu yanh didapat, bisa berkah dan berguna di masyarakat.

"Semoga STITQI dapat meningkatkan akreditasinya dari B menjadi A, dan Pemerintah membuka ruang bagi lulusan STITQI untuk menjadi tenaga di Pemkab Ogan Ilir," kata Bupati.

Sekretaris Koordinator Kopertais wilayah VII Sumbagsel, Herizal, S.H mengatakan bahwa wisuda bukan sebuah ceremoni belaka, namun merupakan suatu tradisi akademik, yang setiap perguruan tinggi akan menggelar acara seperti ini.

"Setelah Wisuda, Anda akan dihadapkan dengan dunia luar, dan diharapkan Anda semakin memposisikan diri sebagai insan akademik, yang gemar akan membaca, dan menggali informasi," katanya.

Sebelum acara sidang senat terbuka, ditampilkan 14 orang pelajar Ekkapap sasnawich Islamic School, Krabi, Thailand, yang sedang belajar di Ponpes Al Ittifaqiah, mereka mengenalkan diri dengan bahasa Thailand, dan satu diantaranya mengenalkan diri dengan bahasa Indonesia yang disambut tepuk tangan tamu yang hadir.

Hadir dalam wisuda STITQI kali ini, Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Gazali Ahmad, S. Ik, M. H., Kajari OI, Adi Tyogunawan, SH, Pabung Kodim 0402 OKI-OI, Mayor Ikra W, serta tamu undangan lain dan para wali para wisudawan sudah hadir sejak pagi. (Goni)
Tags: ,