TP PKK OI Akan Sampaikan Informasi Bahaya Sampai ke Desa

KOMPAK MENYIMAK: Bupati OI, H. M. Ilyas Panji Alam beserta Ketua TP PKK OI, Hj. Melly Mustika menyaksikan tampilan materi yang dipaparkan oleh kepala BNNK OI, AKBP. H. Abdul Rahman, ST kepada TP PKK Kecamatan dan Dharma Wanita Ogan Ilir. (Foto: Goni)
BNNK OI MoU dengan TP PKK dan DW OI

Indralaya Radio - Penyampaian Informasi bahaya narkoba oleh Sesi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Ilir kepada seluruh lapisan masyarakat terus dilakukan, termasuk Diseminasi informasi BNNK OI kepada Tim Penggerak PKK OI, dan Dharma Wanita (DW) Ogan Ilir yang dilangsungkan di Aula RM PAS Indralaya, selasa, (06/03).

Dalam kesempatan itu juga dipaparkan tentang bahaya narkoba oleh Kepala BNNK OI, AKBP H. Abdul Rahman,ST yang juga di saksikan Bupati OI, HM. Ilyas Panji Alam, ketua TP PKK OI, Hj. Melly Mustika, Ketua DW OI, Atika Faisal, serta seluruh ketua TP PKK dan DW Kecamatan se Ogan Ilir.

Bupati Ogan Ilir, H. M. Ilyas Panji Alam mengatakan bahwa narkoba tidak hanya diberantas dan dicegah termasuk juga dilakukan penyuluhan, sehingga masyarakat terhindar dari narkoba, karena narkoba ini diawali dengan coba-coba sehingga kecanduan.

"Dalam hal ini BNNK OI, mengajak organisasi yang ada di Ogan Ilir, penambahan alat tes urine nanti dikoordinasikan ke dinas kesehatan berapa perlunya," kata Bupati.

Ketua TP PKK OI, Hj. Melly Mustika akan meneruskan informasi yang sudah didapat dari BNNK OI hingga ke desa-desa. "Kita akan sampaikan bahaya dari narkoba ini, mulai dari tingkat kecamatan sampai ke PKK Desa diseluruh Ogan Ilir," kata Melly.

Kepala BNNK OI, AKBP. H. Abdul Rahman, ST, didampingi Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Andi Kurniawan mengatakan bahwa upaya penyebaran informasi terus dilakukan dengan haraoan semakin banyak penggiat anti narkoba maka akan semakin paham bahaya narkoba ini hingga ke segala lapisan masyarakat.

"Untuk penambahan alat tes urine itu nanti kita koordinasikan ke Dinas Kesehatan, yang mana sudah di anggarkan 300 alat tes," pungkas H. Abdul Rahman. (Goni)
Tags: ,